Beranda > Uncategorized > SAAT-SAAT MENELAN PIL PAHIT

SAAT-SAAT MENELAN PIL PAHIT

Cita-cita yang tulus untuk membahagiakan oran-orang yang dicintai, memberikan yang terbaik kepada orang terdekat adalah niat yang tulus. namun dalam memiliki dan mengapai hal itu sungguh banyak dramatis kosmos yang memihak yang sebnarnya tak ada kata yang patut selalu terucap hanya KESUKSESAAN SELALU ADA pad akenyataan yang terjadi hidup penuh rintangan banyak batu kerikil yang harus dipijakan dalam melewati panorama hidup yang kiang hari masih dalam proses mencari arti kehidupan sebenarnya.

Dalam memulai sebuah rintisan begitu semangat mengebu-gebu tak peduli apa-apa untuk meraih apa yang kita ingin raih, kita hanya bisa bermimpi panjang tapi lebih fatal jangan terlalu lama bermimpi. Melalu proses perjalan ada banyak kesempatan kita hanya manusia biasa tak mampu meramal keberadan yang akan datang tentang sesuatu yang ingin kita jalani, tetapi selalu dilandasi dengan semangat hidup.

Harapan kini masih belum bisa diberikan kesempatan untuk memiliki semua harapan yang mampu kita pengang hingga sekarang. tapi pada kenyaataan awal berusaha dalam dunia mandiri bergelut dalam dunia usaha kini harapan terbalik dari harapan  sesungguhnya, entah apa gerangan yang membuat itu bisa terjadi.

Yah jawaban sesungguhnya adalah ada pada yang menciptakan kita yakin dari persoalan in i akan ada jalan untuk mampu bertanggun jawab dari kiang yang saya korbankan dari segi fisik dan materi apa yang selama ini kiang di dambakan suatu ketika akan aku raih kembali tanpa aku terlibat dalam program orang.

Iklan
  1. nurwahida
    11 September 2013 pukul 8:00 am

    sabar saja, yakiin dengan SABAR membawa manfaat dan berbuah manis….

  2. 10 Maret 2015 pukul 8:45 pm

    Generally I ddo nott read article on blogs, however I wish too
    say that this write-up very pressured me to take a look at and do it!
    Yoour wroting taste has been amazed me. Thanks, very
    nice post.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: