Emas Turun Tipis Karena Kekhawatiran Eropa

Emas untuk pengiriman Agustus turun US$ 1,20, atau 0,1%, ke level US$ 1.576,20 per ons di divisi Comex New York Mercantile Exchange. Emas telah berayun antara keuntungan dan kerugian kecil di sebagian besar sesi.

“Emas saat ini merupakan aset berisiko yang berada di bawah tekanan,” kata Frank Lesh, analis broker dan futures di FuturePath Trading di Chicago “Dolar adalah masalah bagi emas. Dan saat ini emas tidak mendapat tawaran safe haven, “tambahnya.

Indeks dolar menguat ke level 84,048, naik dari 83,640 perdagangan sebelumnya. Indikator yang melacak kinerja dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama lainnya, telah mengindikasikan kenaikan dolar sebelumnya.

Dolar mendapat dorongan tambahan setelah Reuters melaporkan Yunani mungkin perlu satu putaran bantuan terkait utang negara tersebut.

Penguatan dalam greenback adalah negatif untuk komoditas berdenominasi dolar seperti emas dan minyak karena membuat mereka lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Untuk emas, penguatan dolar menambah satu lapisan tekanan, karena emas sering dianggap sebagai alternatif untuk unit AS di tengah kekhawatiran inflasi.

Paladium September turun US$ 9,35 atau 1,6% menjadi US$ 561,60 per ons. Platina untuk pengiriman Oktober turun US$ 12.30, atau 1,6%, menjadi US$ 1.386,60 per ons. Perak untuk pengiriman September turun 23 sen atau 0,9% menjadi US$ 26,81 per ons. Tembaga September turun 3 sen atau 0,8% menjadi US$ 3,35 per pon. [Ast]

 

Sumber ; www.inilah.com

Iklan

#analis, #dorongan, #emas, #new-york-mercantile-exchange, #york-mercantile-exchange