Beranda > FK BEM LASINRANG > PERKAMPUNGAN PENDIDIKAN 2011 TINGKAT SMA / SMK SEDERAJAT SE AJATAPPARENG DENGAN MEMPERINGATI HARI PENDIDIKAN NASIONAL DI LAKSANAKAN PADA TANGGAL 28 APRIL s.d 2 MEI 2011 BERTEMPAT DI STADION BAU MASSEPE KABUPATEN PINRANG SULAWESI SELATAN

PERKAMPUNGAN PENDIDIKAN 2011 TINGKAT SMA / SMK SEDERAJAT SE AJATAPPARENG DENGAN MEMPERINGATI HARI PENDIDIKAN NASIONAL DI LAKSANAKAN PADA TANGGAL 28 APRIL s.d 2 MEI 2011 BERTEMPAT DI STADION BAU MASSEPE KABUPATEN PINRANG SULAWESI SELATAN

BAB I

PENYELENGGARAAN

1. PENDAHULUAN

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja organisasi Forum Komunikasi Badan Eksekutif Mahasiswa (FK-BEM) Lasinrang yang bertujuan untuk memeriahkan dan menyambut Hari Pendidikan Nasional kepada para pelajar SMA/SMK dan Sederajatnya dalam lingkup wilayah Ajatappareng. Dimana kegiatan ini dalam bentuk Pertandingan Olah raga dan perlombaan seni dan beranjak dari sinilah, maka kami dari salah satu organisasi extern yang berada dilingkup Pinrang ingin menyumbangkan sebuah konsep inovatif yang bernuansa positif dalam menumbuh kembangkan bakat dan minat olah raga dan seni dan memeriahkan/menyambut Hari Pendidikan Nasional dikalangan para pelajar SMA/SMK dan Sederajatnya dalam bentuk Perkampungan Pendidikan yang akan diadakan dalam waktu 5 hari sekaligus untuk memupuk rasa kebersamaan dan rasa persaudaraan antar para pelajar khususnya para pelajar dalam lingkup Ajatappareng.

2. PEDOMAN DASAR

  • Pancasila
  • UUD 1945
  • UU Pendidikan
  • Program kerja bidang kemahasiswaan

3. NAMA KEGIATAN PERKAMPUNGAN PENDIDIKAN 2011 TINGKAT SMA/SMK SEDERAJAT SE-AJATAPPARENG

4. VISI

Sebagai wadah dalam membina dan mengembangkan sikap taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus momentum untuk mengimplementasikan kreatifitas/bakat yang sejalan dengan nilai-nilai pancasila sebagai solusi handal untuk memecahkan masalah-masalah para generasi muda yang sedang berkembang saat ini.

5. MISI

ô Sebagai wadah untuk membina pelajar berlandaskan Imtaq dan Iptek.

ô Sebagai wadah untuk mengembangkan kegiatan olah raga dan seni sesuai karakteristik dan minat para pelajar

ô Sebagai wadah untuk mengasah ketangkasan, keterampilan, dan kecepatan para peserta dalam memecahkan sebuah masalah

ô Untuk menanamkan dan menumbuhkan kesadaran para pelajar terhadap solidaritas dan rasa persaudaraan antar pelajar.

6. TEMA KEGIATAN

“Merefleksi Dunia Pendidikan Melalui Budaya Minat Baca, Seni dan Olahraga

Sebagai Teropong Implementasi Mencerdaskan Kehidupan Bangsa”

7. WAKTU PELAKSANAAN

Ø Pembukaan – Penutupan

Hari/Tanggal : Kamis – Senin 28 April – 2 Mei 2011

Tempat : Stadion Bau Massepe Kab. Pinrang

(Jalan Poros Pinrang-Polman)

8. PESERTA KEGIATAN

Terdiri dari Pelajar SMA/SMK dan sederajatnya dalam lingkup wilayah Ajattappareng.

A. Peserta

Masing – masing sekolah mengutus putra-putri yang terdiri dari 20 – 40 siswa.

B. Pembina /Pendamping

Masing – masing sekolah mengutus 1 pembina putra dan 1 pembina Putri

C. Peserta dan Pembina

1. Menyerahkan surat mandat dari kepala sekolah kepada panitia pelaksana

2. Menyerahkan pas Photo ukuran 3 x 4 sebanyak 2 lembar ( ditempel pada lampiran biodata )

3. Mengisi lampiran biodata dan diserahkan pada saat pendaftaran peserta.

BAB II

KEGIATAN

1. PENDAHULUAN

Secara keseluruhan kegiatan ini lebih menitikberatkan pada pengembangan diri peserta yang terdiri atas mental, fisik, intelektual, sosial, spiritual, bakat dan minat, baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. Penyelenggara kegiatan Perkampungan Pendidikan 2011 dalam bentuk pertandingan olahraga dan perlombaan seni dengan tujuan untuk mengembangkan bakat dan minat seni para pelajar.

Kegiatan ini dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai dengan muatan materi yang terkandung di dalamnya, dengan harapan peserta perkampungan pendidikan mendapatkan beragam kegiatan/lomba sebagai penambah bekal dalam proses pembetukan jati diri.

2. RUANG LINGKUP KEGIATAN

Perkampungan Pendidikan 2011 meliputi kegiatan dan klasifikasi pertandingan/lomba sebagai berikut:

1. Kegiatan Olah raga

– Bola Volly (Pa/Pi)

– Footsal (Pa) Sitem Gugur

– Sepak Takrow (Pa/Pi)

– Tarik Tambang (Pa/Pi)

– Lari 100 meter (Pa/Pi)

2. Kegiatan Seni

– Lomba Baca Puisi (Pa/Pi)

– Lomba Pidato Bahasa Indonesia (Pa/Pi)

– Lomba Debat (Utusan)

– Lomba Orasi Ilmiah (Utusan)

– Lomba Drama (Utusan)

– Lomba Karikatur (Pa/Pi)

– Lomba Majalah Dinding (Mading) (Utusan)

– Lomba Kreasi Seni Rupa (Utusan)

– Lomba Buleting (Utusan)

– Lomba Lagu Daerah (Bugis) (Utusan)

– Lomba Mengarang (Pa/Pi)

– Lomba Qasida Rebana (Utusan)

3. Kegiatan Umum

– Lomba Wiyata Mandala

– Area Bahasa (3 Bahasa)

– Karya Ilmiah Remaja

3. METODE LOMBA DAN KLASIFIKASI PENILAIAN

Semua kegiatan/lomba berpusat Stadion Bau Massepe (Pinrang) dan peserta diwajibkan menggunakan kostum olah raga pada saat kegiatan olah raga .

1. Tujuan Lomba

ô Untuk mengasah kemampuan dan wawasan para peserta mengenai pengetahuan guna mempersiapkan generasi muda yang handal.

ô Melatih kecepatan dan ketepatan peserta dalam memecahkan masalah

ô Untuk memupuk jiwa kerja sama dan kreatifitas peserta

ô Mengembangkan dan menumbuhkan bakat dan minat peserta dalam bidang olahraga dan seni.

2. Jenis – Jenis Lomba Dan Metode Penilaian

1. Kegiatan Seni

a. Lomba Baca Puisi

ô Metode Lomba ( Pa/Pi)

Puisi di bagi menjadi 2 yaitu puisi wajib di tentukan oleh panitia (terlampir) dan Puisi ditentukan sendiri oleh peserta dengan syarat berkaitan dengan pendidikan.

ô Metode Penilaian

1. Ekspresi ( bahasa tubuh )

2. Artikulasi ( pengucapan )

3. Penguasaan panggung

b. Lomba Pidato Bahasa Indonesia

ô Metode Lomba ( Pa/Pi )

Pidato berdurasi 10 menit

Dengan Tema :

a. Peranan pelajar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa

b. Dampak kemajuan teknologi terhadap pendidikan

ô Metode Penilaian

1. Ekspresi ( bahasa tubuh )

2. Artikulasi bahasa( pengucapan )

3. Penguasaan panggung

4. Retorika

c. Lomba Debat

ô Metode Lomba ( Utusan)

Masing – masing utusan mengutus 3 orang anggotanya untuk dipertemukan dengan utusan lainnya dalam adu argumentasi mengenai tema yang akan diberikan oleh panitia pelaksana pada saat lomba akan di mulai. Untuk teknisnya dibahas pada saat lomba akan dimulai.

ô Metode Penilaian

* Argumentasi sesuai tema

* Retorika

* Etika

d. Lomba Orasi Ilmiah

ô Metode Lomba ( Utusan )

Orasi Ilmiah dibuat oleh peserta dengan durasi 10 menit

Tema bebas

ô Metode Penilaian

1. Ekspresi ( bahasa tubuh )

2. Retorika

3. Penguasaan panggung

e. Lomba Drama

ô Metode Lomba (Utusan)

Drama Sesuai dengan tema apresiasi seni jadi peserta dibebaskan menampilkan apresiasinya dalam bidang seni baik itu melawak, musik, vokal group, dll. Tidak diperbolehkan playback instrument.

Dengan Tema :

F Mengapresiasikan Budaya Masing-masing daerah

F Perjuangan Pahlawan Masing-masing daerah

ô Metode Penilaian

* Kekompakan

* Kreatif

* Ekspresi

f. Lomba Karikatur

ô Metode Lomba ( Pa/Pi )

Tema ditentukan oleh panitia dan akan diberikan pada peserta pada saat lomba akan dimulai, perlengkapan menggambar di bawa sendiri oleh peserta kecuali kertas akan disediakan oleh panpel.

ô Metode Penilaian

1. Gambar sesuai dengan tema

2. Kreatif

3. Penjelasan sesuai dengan hasil kreatifitasnya

g. Lomba Kreasi Seni Rupa

ô Metode Lomba (Utusan)

Masing-masing utusan mengutus 3 orang anggotanya. Perlengkapan di bawa sendiri dan bahannya seperti Koran/kertas, bambu, tanah liat, dan daundaunan

ô Metode Penilaian

1. Kreatif

2. Kekompakan

3. Kebersihan

h. Lomba Buleting

ô Metode Lomba (Utusan)

Masing-masing utusan dapat meliput kegiatan selama kegiatan berlangsung dengan tema “Perkampungan Pendidikan 2011 dengan memperingati HUT Pendidikan”. Hasilnya di print out dan dikumpul sebelum kegiatan penutupan.

ô Metode Penilaian

1. Kreasi

2. Penggunaan Tanda Baca

i. Lomba Majalah Dinding (Mading)

ô Metode Lomba ( Utusan)

Masing – masing utusan mengutus 5 orang anggotanya. Perlengkapan di bawa sendiri oleh peserta kecuali kertas karton ukuran A1 yang akan disediakan oleh panpel.

ô Metode Penilaian

1 Gambar sesuai dengan tema

2. Kekompakan

3. Kreatif

4. Penjelasan sesuai dengan hasil kreatifitasnya

j. Lomba Mengarang

ô Metode Lomba ( Pa/Pi)

Masing-masing peserta membawa alat tulis kecuali kertas disiapkan oleh panitia. Judul di tentukan pada saat lomba dilaksanakan.

ô Metode Penilaian

1. Sesuai judul

2. Penggunaan tanda baca

3. Estetika tulisan

k. Lomba Lagu Daerah (Bugis)

ô Metode Lomba (Utusan)

Setiap utusan mengutus pesertanya 1 putra dan 1 putri (duet) dan setiap utusan membawa kaset (CD). CD dikumpul 15 menit sebelum tampil pada panitia.

ô Metode Penilaian

1. Penguasaan Panggung

2. Ekspresi

3. Mimik (Vocal)

4. Coustum (pakaian adat bugis)

l. Lomba Qasida Rebana

ô Metode Lomba (Utusan)

Setiap utusan menampilkan anggotanya maksimal 9 orang dengan membawakan lagu bernuansa islami

ô Metode Penilaian

– Kostum

– Kekompakan

– Pariasi gerakan

– Mimik (Vocal)

2. Kegiatan Umum

a. Lomba Wiyata Mandala

ô Metode Lomba ( Utusan )

Selama berlangsungsungnya perkemahan peserta akan dinilai oleh panitia pelaksana.

ô Metode Penilaian

– Sikap

– Kekompakan

– Keaktipan dalam mengikuti kegiatan

– Menjunjung tinggi rasa persaudaraan

– Menjaga Kebersihan di lokasi kegiatan

– Kreatif dalam pembenahan area yang ditentukan

b. Lomba Area Bahasa

ô Metode Lomba ( Utusan )

Peserta mengutus anggotanya 1 putra dan 1 putri yang memiliki keterampilan menggunakan 3 bahasa :

1. Bahasa Indonesia

2. Bahasa Inggris

3. Bahasa Daerah/Bahasa Bugis

ô Metode Penilaian

4. Pengucapan Sesuai Area bahasa yang ditentukan

5. Ekspresi

6. Retorika

c. Lomba Karya Ilmiah Remaja (KIR)

ô Metode Lomba (Utusan)

Peserta diwajibkan membuat Karya Ilmiah Remaja (KIR) sesuai dengan tema pendidikan, apabila masuk dalam 3 besar maka peserta wajib mempersentasekan dengan menggunakan Laptop dan LCD/Proyektor di depan juri. Peserta membawa laptop sendiri kecuali LCD disiapkan oleh panitia, Karya Ilmiah Remaja (KIR) di print out dan dibagikan kepada juri sebanyak 3 rangkap.

ô Metode Penilaian

1. Rangkuman Materi dalam bentuk Slide (Microsoft Power Point)

2. Penggunaan bahasa yang benar

3. Penguasaan Makalah

 

MENGETAHUI

PANITIA PELAKSANA

PERKAMPUNGAN PENDIDIKAN 2011

TINGKAT SMA/SMK SEDERAJAT SE-AJATAPPARENG

d. ADMINISTRASI PESERTA DAN PENGHARGAAN

a. Biaya Administrasi.

Masing – masing utusan membayar biaya konstribusi sebesar Rp. 200.000,- kepada panitia pelaksana.

b. Fasilitas Peserta.

1. Masing – masing peserta dan pembina mendapatkan :

ô Sertifikat

ô ID Card

2. Masing – masing utusan yang telah mendapatkan juara akan mendapatkan piagam penghargaan pribadi dari panitia pelaksana

3. Seluruh kontingen yang mendapatkan juara berhak untuk mendapatkan trofi dari panitia pelaksana.

4. Kontingen yang mendapatkan juara 1,2, dan 3 umum berhak memperoleh piala umum.

5. Kontingen yang keluar sebagai juara umum pertama berhak mendapatkan piala bergilir.

c. Penghargaan

1. Piala Bergilir akan dipersembahkan oleh Bupati Pinrang

2. Piala tetap dipersembahkan oleh DIKPORA Pinrang

3. Trofi untuk masing – masing juara dipersembahkan oleh donatur dan dari panitia pelaksana

4. Kontingen/utusan yang mendapatkan juara 1,2, dan 3 umum, memperoleh uang pembinaan.

e. PERLENGKAPAN PESERTA

1. Perlengkapan Pribadi

ô Wajib membawa seragam olah raga,baju santai, dan perlengkapan pribadi lainnya.

ô Wajib membawa buku bacaan

2. Perlengkapan Kelompok

ô Wajib membawa bendera Indonesia, bendera Osis, dan untuk di pasang di gapura masing-masing.

ô Wajib membawa tenda dan perlengkapannya serta alat memasak.

ô Wajib membawa alat tulis, dan papan pengalas/standar.

BAB III

METODE PERKEMAHAN

1. LOKASI PERKEMAHAN

Lokasi perkemahan terletak di Stadion Bau Massepe Kabupaten Pinrang

(Jalan Poros Pinrang-Polmas) Kabupaten Pinrang.

2. SISTEM PERKEMAHAN

ô Sistem yang digunakan adalah sistem satuan terpisah antara putra dan putri.

ô Kegiatan terdiri dari pertandingan olahraga dan perlombaan seni.

ô Setiap lomba akan dinilai oleh Juri yang berpengalaman dalam setiap materi lomba.

ô Dewan juri diambil dari perwakilan dosen Perguruan Tinggi Kabupaten Pinrang dan di luar Kab. Pinrang , Aktivis Mahasiswa Pinrang, Keluarga Besar Forum Komunikasi Badan Eksekutif Mahasiswa (FK-BEM) Lasinrang dan akan ditinjau langsung oleh DIKPORA Pinrang.

BAB IV

TATA TERTIB PERKEMAHAN/PERKAMPUNGAN

I. U M U M

1. Peserta adalah Siswa yang terdaftar di sekolah dan di mandatir oleh Kepala Sekolah .

2. Peserta tidak diperbolehkan menerima tamu/pengunjung dilokasi atau ditenda pada saat:

a. Waktu kegiatan akan dimulai dan sedang berlangsung.

b. Malam hari mulai Pukul 19.00 Wita keatas kecuali waktu istirahat Pukul 11.30-12.35 wita dan harus melapor pada pelaksana kegiatan ditenda posko (bila di izinkan berkunjung), dan mengisi buku tamu dengan memperhatikan waktu berkunjung

3. Peserta dilarang keras merokok, minum-minuman keras (Beralkohol) ataupun membawa senjata tajam yang dapat melukai orang lain.

4. Setiap peserta perkemahan yang akan keluar dari lokasi perkemahan harus melapor dan minta izin kepada Pembina dan terakhir pada panitia pelaksana kegiatan ditenda POSKO .

5. Peserta harus hadir 10 (Sepuluh) menit sebelum kegiatan dimulai.

6. Peserta yang terlambat mengikuti kegiatan 10 (sepuluh) menit maka di anggap gugur.

7. Hidup gembira,sabar,sopan, disiplin,bersemangat dan suka menolong antar sesama.

II. SATUAN TERPISAH

1. Sistem satuan terpisah antara peserta putra dan peserta putri adalah merupakan keharusan yang wajib dipatuhi oleh semua peserta perkemahan kapan dan dimana saja berada.

2. Setiap peserta putra dan putri dilarang keras saling kunjung mengunjungi baik pada batas wilayah yang ditentukan, batas MCK maupun berada didalam ditenda. Tanpa sepengetahuan pelaksana kegiatan di tenda posko.

3. Setiap peserta perkemahan yang mengikuti kegiatan harus berada pada satuan terpisah putra dan putri yang sudah ditentukan

III. PAKAIAN

1. Peserta perkemahan dan pendamping harus selalu berpakaian rapi ,sopan,disiplin dan beribawah baik berada dilokasi perkemahan,ditenda saat berada dilokasi perkemahan,ditenda dan saat berada dilingkungan masyarakat.

2. Peserta perkemahan putra dan putri saat menuju dan berada di MCK harus selalu berpakaian yang sopan dan rapi.

3. Pada saat kegiatan olahraga peserta harus selalu berpakain olah raga dan sepatu olah raga yang lengkap dan rapi.

4. Sebelum mengikuti kegiatan,peserta dan pendamping selalu memperhatikan kelengkapan atribut pakaian dan kelengkapan lainnya.

5. Dilarang menulis apapun pada pakaian dan tempat-tempat kegiatan yang tidak ada hubungannya dengan kegiatan dilokasi perkemahan maupun dilingkungan masyarakat.

IV. P E R G A U L A N

i. Hubungan antara peserta, pendamping dan pelaksanaan kegiatan adalah sebagai saudara dan kakak beradik.

ii. Hubungan antara peserta, pendamping dan pelaksanaan kegiatan dengan masyarakat yang berada didalam maupun diluar dilingkungan perkemahan harus selalu dipelihara dengan sebaik-baiknya kapan dan dimana saja berada.

iii. Waktu berkunjung ditenda antara putra dan putri tidak dibenarkan kecuali ada perlu mendesak ,dan harus seizin dengan pelaksana kegiatan ditenda POSKO.

V. PERKAMPUNGAN / KEMAH

1. Kebersihan, keindahan dan kerapian didalam tenda dan diluar tenda serta dilingkungan sekitarnya menjadi tanggung jawab oleh setiap peserta perkemahan.

2. Daftar utusan harus dipasang didepan tenda masing-masing agar mudah dikontrol .

3. Peserta tidak dibenarkan membuat hal-hal atau keributan yang dapat mengganggu teman/orang lain yang berada dilingkungan perkemahan .

4. Peserta perkemahan harus selalu mengenakan tanda pengenal yang ada dan dikenakan setiap saat kapan dan dimana saja berada.

5. Bila Peserta mendapatkan tamu harap dilaporkan pada panitia pelaksana kegiatan ditenda POSKO.

6. Setiap peserta perkemahan harus menjaga keamanan diri sendiri,lingkungan perkemahan baik didalam maupun diluar dilingkungan masyarakat luas,adalah keswajiban setiap peserta perkemahan.

7. Setiap peserta, pada waktu istirahat malam hari (Pukul 24.00 ) keatas harus berada ditendanya masing-masing dan istirahat penuh serta tidak dibenarkan membuat keributan.

8. Setiap Utusan harus ada anggotanya yang piket ditendanya 1 orang dan mengutus anggotanya 1 orang untuk piket di POSKO induk pengamanan dengan memperhatikan jadwal piket yang ada.

VI. SANKSI.

Peserta yang terbukti melanggar tata tertib yang sudah ditetapkan akan diberikan sangsi seringan-ringannya yaitu mendapat teguran dari panitia pelaksana dan seberat-beratnya yaitu dipulangkan secara tidak terhormat dan setiap sekolah yang mengutusnya tidak akan diundang kembali untuk kegiatan yang sama.

VII. L A I N – L A I N

Hal-hal yang belum diatur dalam tata tertib ini akan ditentukan dan disampaikan kemudian setelah berada dilokasi perkemahan.

Pinrang , Maret 2011

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: