Ketua KPUD Pinrang Didesak Mundur

PINRANG, CAKRAWALA – Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Pinrang, Jamaluddin dan empat komisioner lainnya didesak menanggalkan jabatan.

Tuntutan itu datang dari Komunitas Masyarakat Pinrang (Kompi) Bersatu dan Forum Komunikasi Badan Eksekutif Mahasiswa (FK-BEM) Lasinrang saat menggelar unjuk rasa, di depan Kantor KPUD Pinrang, Kamis, 2 Agustus kemarin.

“Ketua KPUD dan anggota­nya gagal dalam rekruitmen PPK dan PPS,” tuding Ketua Umum Kompi Bersatu, Sultan.

Dia mengatakan, salah seorang peserta seleksi PPK dan PPS bulan lalu digugurkan tanpa sebab. Padahal peserta tersebut sudah dinyatakan lolos dalam verivikasi berkas dan telah diumumkan. “Ini salah satu permainan KPUD,” katanya.

Alasan KPUD, sebut Sultan, karena peserta itu dianggap terlibat langsung pengurus partai politik. Padahal ketua pengurus parpol sudah me­nyatakan tidak terlibat dalam kepengurusan parpol. “Surat pernyataan itu dibubuhi ma­terai,” katanya.

Ketua KPUD Pinrang Jamaluddin sendiri menyatakan kesiapannya mundur jika apa yang dilakukannya dianggap keluar dari ketentuan. “Tanpa ditanya saya akan mundur, jika ada yang tidak sesuai dengan aturan,” tegasnya.

Terkait peserta PPK dan PPS yang terlibat partai politik, Jamaluddin mengaku memegang bukti. “Tapi rekruimen yang kami lakukan sudah sesuai dengan aturan berlaku dan transparansi serta obyektif,”tandasnya.

Menurut Jamaluddin, keputusan menganulir peserta tersebut tidak bisa lagi dirubah karena merupakan keputusan pleno. Terlebih pihaknya siap mempertanggungjawabkan keputusan itu. “Kami mempersilahkan peserta yang merasa dirugikan untuk melaporkan kepihak yang berwajib,”ujarnya. (tir)

Sumber: http://cakrawalaberita.com

 

 

 

Iklan

#badan-eksekutif-mahasiswa, #berkas, #kpud, #parpol, #partai-politik, #transparansi