Beranda > Entrepreneur > Cara Menemukan Karyawan Yang Jujur dan Bisa Dipercaya

Cara Menemukan Karyawan Yang Jujur dan Bisa Dipercaya

– Hari Ini Rombongan DPR RI Masuk ke Jalur Gaza
– Cewek Pengemudi Porsche Ini Sudah Cantik, Kaya dan Berhati Mulia
– Kepulauan Seribu akan Dijadikan Pusat Wisata Air
– FOTO: Tank Leopard dari Jerman di Pameran Indo Defence
– Transaksi di Indocomtech Tembus Rp. 635 Miliar ?

– Ini Cara Jokowi Mengatasi Banjir di Jakarta
– Foke Curhat di Gereja Soal Isu SARA
– Kebakaran di Tambora, 75 Rumah Hangus
– Kebakaran di Plaza BSD Serpong, 2 Lantai Ludes
– Ini Pendapat Kubu Foke Soal Ceramah SARA Rhoma Irama

SDM merupakan tonggak perusahaan sehingga sangat penting memiliki karyawan yang memiliki kejujuran dan integritas. Dalam artikel ini saya akan menjelaskan lebih detail.

Siapa yang tahu tahu kita punya karyawan yang punya integritas, punya kejujuran. Mau tahu caranya?
1. Rekrutmen.
Pada waktu rekrut pun, belum tentu memenuhi syarat. Awalnya kita pikir orang tersebut jujur, tapi dibelakang ketika terdesak dia mencuri, bisa ? Kita bisa tahu minimal polanya!

Salah satunya dari mata, mata bisa di baca. Setiap mata mempunyai reaksi. Ketika ditanya, apa warna bajumu? Atau baju favoritmu warna apa? Lalu ketika kamu kecil warna seragam kamu apa? Tanpa sadar dia akan melihat kekiri atas, ke tangan kirinya, artinya dia mengakses ke memori visual, tapi ketika matanya mengakses kekanan atas, berarti dia sedang kreatif, itu dinamakan visual.

Kalau kita wawancara bapak ibu, coba tanyakan pertanyaan-pertanyaan yang pasti jawabanya adalah “ya”. Contohnya “oh bapak SDnya SD negeri ya? atau ”SMPnya Muhammadiah ya? Iya pak!, SMA Kanisisus? Iya Pak.
Dengan kita bertanya seperti ini maka kita sedang mempelajari polanya.

Kemudian tanyakan sesuatu yang yang mengejutkan misalnya dia adalah lulusan fakultas ekonomi UGM, tapi kita bertanya “Bapak lulusan UI?” maka sedikitnya dia akan terdiam dan kaget, karena pertanyaan yang diajukan tidak sesuai dengan apa yang tertulis.

Kemudian kita tanyakan kembali pertanyaan dengan jawaban “YA” sekali lagi. Dari situ kita akan mengetahui polanya. Bila dia ragu maka kita harus mempertanyakan, apakah dia JUJUR atau BOHONG ?

Semoga Bermanfaat !

sumber : http://www.tdwclub.com/

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: