Beranda > Entrepreneur > Memulai Bisnis – Jangan Terpengaruh Mitos

Memulai Bisnis – Jangan Terpengaruh Mitos

Memulai bisnis apapun memang mudah, jika tahu caranya. Sayang sekali banyak pengusaha muda, apalagi yang baru terjun, seringkali percaya dengan mitos waktu memulai bisnis. Sejak kecil saya senang dengan dongeng dan cerita. Apalagi jika cerita itu mengandung unsur mitos, takhayul, atau legenda.

Mengapa saya suka sekali mendengarkan cerita tersebut? Karena didalam mitos, takhayul atau legenda, selalu ada pelajaran yang bisa kita ambil.

Cilakanya, bukan hanya saya kecil yang suka dengan mitos,setelah dewasa saat saya memulai bisnis, saya masih juga tertarik dengan mitos dan takhayul. Lebih celakanya lagi saya mulai percaya bahwa mitos dan takhayul itu adalah fakta, nyata, realita bukan opini semata. Coba, mitos apa yang populer? Sangkuriang – buktinya ada gunung tangkuban perahu, Danau Toba, Situ Bagendit, atau tahyul populer:

Jangan duduk di lawang depan pintu, nanti susah dapat jodoh (susah dpt jodoh)
Jangan ngintip orang lagi mandi ntar bintitan, Jangan makan telor terlalu banyak nanti bisulan

Jika Anda meresapi, merenungkan dan memahami di dalam hati Anda, kekuatan mitos ini dapat menghambat atau memacu anda baik saat memulai bisnis maupun saat mengembangkan bisnis…

Nah, ternyata pengusaha juga ada mitosnya, dan ini sangat dipercaya oleh banyak pengusaha termasuk saya, sebelum saya mengenal dunia Coaching. Kita akan membahas satu mitos yang sangat populer dan menjadi TREND …

Saat memulai bisnis ada Mitos menarik- Jadi pengusaha harus “gila”,

Pengalaman saya memulai bisnis selama 20 tahun bersentuhan dengan dunia bisnis, terutama ketika saya menjalani profesi business coach, pengusaha yang sukses adalah orang-orang yang sangat waras. Mereka tidak gila, ada lima ciri yang meyakinkan saya bahwa mereka tidak gila.

Mereka sangat berpengetahuan, karena rajin ikut seminar dan workshop.
Mereka tidak mudah percaya apa kata orang, mereka membuktikan dengan mempraktekkan segala jenis teori yang mereka sudah tahu.
Mereka tidak takut gagal bukan karena “gila”, tapi jauh di lubuk hati yang terdalam, mereka memahami bahwa tidak ada kesuksesan tanpa proses belajar melalui kesalahan.
Mereka menguasai ilmu komunikasi efektif.
Mereka memahami cara mengelola uang, walau banyak dari mereka yang memulai tanpa uang yang besar. Artinya pengusaha harus 100% waras!

So, tips saya hari ini, berhati-hatilah saat memulai bisnis, dengan jargon atau mitos dan opini yang belum pasti kebenarannya. Enak didengar belum tentu benar jika di kerjakan. Gunakan kemampuan analisa anda, ketajaman berpikir anda, insting, intuisi dan niat yang tulus untuk menentukan kualitas tindakan anda, bukan di dasari oleh mitos dan opini semata-mata.

Sumber : http://www.topcoachindonesia.com
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: