Tips Mencegah Penyakit Diabetes.

Penyakit diabetes atau kencing manis adalah penyakit yang diakibatkan oleh gangguan dalam metabolisme tubuh, dimana organ pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin yang sesuai kebutuhan tubuh. Tingginya kadar gula pada darah, maka kurangnya manfaat gula untuk tubuh anda sebagai sumber energi. Para ahli mengatakan bahwa penyakit tersebut di sebabkan oleh berbagai faktor seperti berikut:

Keturunan
Diet
Malas Beraktivitas
Teh Manis
Kegemukan
Stres atau Terlalu Tegang
Kurang Tidur
Suka Ngemil
Gaya Hidup kurang Baik
Merokok
Adapun Tanda-tanda munculnya penyakit kencing manis pada diri anda adalah sering dehindrasi, mudah haus terus-menerus, jika anda luka maka penyembuhannya lama, mudah kelelahan, dan penurunan berat badan.

Untuk membantu anda dalam Mencegah Penyakit Diabetes, maka kami merekomendasikan untuk anda yaitu dengan andanya tulisan ini yang berjudul “Tips Mencegah Penyakit Diabetes”.

Tips Mencegah Penyakit Diabetes

Kurangi Berat Badan
80% diabetes dialami oleh kelebihan berat badan. Di sebuah penelitian oleh para ahli mengatakan bahwa orang dewasa yang kegemukan, mengurangi resiko diabetes mereka sebesar 16% untuk setiap kilogram berat badan yang hilang. Jadi, upayakan berat badanmu dalam kisaran normal.

Porsi Makan yang Cukup
Saat makan cobalah untuk menseleksi makanan mana yang terbaik untuk anda makan, dan jangan terlalu berlebihan saat makanan. Dan cobalah untuk mengatur waktu makan anda seperti, 3 kali sehari.

Hindari Merokok
Selain berhubungan dengan diabets atau kencing manis, merokok juga dapat memicu munlunya penyakit jantung dan kenker paru-paru. Dan merokokpun dapat menurunkan kemampuan tubuh kita untuk memanfaatkan hormon pengatur kadar gula darah.

Sering-sering Olahraga
Dengan melakukan aktivitas ini maka kadar gula yang ada di dalam tubuh anda, akan membantu untuk mengantarkan glukosa ke bagian-bagian tubuh yang memerlukan energi.

Iklan

#glukosa, #gula-darah, #kencing-manis, #merokok, #metabolisme-tubuh, #sumber-energi

Buat Apa Kementerian Kesehatan Survei Kelamin Siswa

VIVAnews – Ada saja kabar yang membuat republik ini geger. Yang terbaru ini mengernyitkan dahi kita: beredar kuesioner Dinas Kesehatan di sejumlah SMP di Sabang, Aceh, yang–astagfirullah–tentang organ vital siswa. Para pelajar remaja di Bumi Serambi Mekkah diwajibkan menjawab pertanyaan berapa ukuran alat kelamin dan payudara mereka.

Persoalan ini makin jadi polemik karena bulan lalu, publik baru dikagetkan dengan rencana dilakukannya tes keperawanan untuk pelajar puteri di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan. Syukurlah, kebijakan tak patut itu urung diterapkan setelah mendapat penolakan keras dari masyarakat.

Seperti tes keperawanan, “survei kelamin” pun luas dikecam.

Anggota Komisi VIII Bidang Agama DPR RI, Nurhayati Ali Assegaf, Jumat 6 September 2013, menyatakan kuesioner yang entah untuk apa tujuannya itu vulgar dan tak sesuai dengan budaya bangsa. “Kita harus tahu budaya timur kita bagaimana. Jika itu kuesioner pendidikan seks, mestinya kan tidak ada hubungannya dengan ukuran BH,” Nurhayati pedas menyindir.

Dia minta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh segera mengambil tindakan. “Kalau pusat tidak berperan, ya habis. Kalau semua diserahkan ke daerah, tapi mereka mengambil kebijakan yang tidak pas bagaimana?”

Anggota Komisi VIII lainnya, Ace Hasan Syadzily, melihat penyebaran koesioner berisi berbagai gambar alat vital itu sangat janggal, “Untuk apa isian formulir ukuran kelamin dan payudara? Apa kaitannya dengan dunia pendidikan? Aneh sekali,” kata Ace.

Kritik keras juga dilontarkan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). KPAI meminta Dinas Kesehatan Kota Sabang segera menarik kuesioner itu.

Menurut Komisioner KPAI Bidang Pornografi dan Napza, Maria Advianti, pertanyaan-pertanyaan di kuesioner itu tidak relevan dengan permasalahan kesehatan reproduksi anak dan remaja, “Pendidikan kesehatan reproduksi pada anak dan remaja seharusnya lebih diarahkan pada pencegahan perilaku seksual yang keliru dan kekerasan seksual.”

Maria Advianti yang juga Sekretaris KPAI mewanti-wanti, “Kuesioner yang menampilkan gambar, foto, atau sketsa bagian-bagian alat vital reproduksi tanpa penjelasan yang memadai bisa mengarah kepada pornografi.”

Orangtua kaget

Geger ini bermula dari kekagetan Nurlina (40). Orangtua murid SMP Negeri 1 Kota Sabang ini suatu hari kaget mendapat pertanyaan anaknya, Muhammad Faziz (12), soal pertanyaan-pertanyaan di kuesioner yang diedarkan sekolahnya itu. Nurlina terperanjat melihat di kuesioner terpampang banyak gambar kelamin pria secara vulgar, dengan berbagai ukuran, mulai dari yang kecil hingga besar. Bocah itu lalu disuruh memilih ukuran mana yang dia sukai.

Nurlina langsung menghentikan anaknya mengisi kuesioner. Kesal, dia lalu mencurahkan unek-uneknya di Facebook. Dari situlah, kuesioner tersebut berembus kencang menjadi isu nasional. Bahkan, sejumlah media asing–di antaranya media Malaysia dan Australia–turut memberitakan kekonyolan ini.

Nurlina dipanggil pihak sekolah, Kamis kemarin, dan diminta menghadap kepala sekolah. Dalam pertemuan itu, dia rupanya tidak sendirian. Pihak sekolah juga mengundang seluruh wali murid. Sejumlah pejabat Dinas Kesehatan Aceh, Dinas Pendidikan Aceh, dan Puskesmas Sabang pun hadir.

Namun, bukannya mendukung tindakan dia mengungkap praktik janggal itu, pihak sekolah dan pejabat setempat malah menilai dia telah mencemarkan nama baik sekolah dan kota Sabang. Pihak sekolah beranggapan, gara-gara Nurlina, citra kota Sabang kini jadi lekat dengan kuesioner alat kelamin.

“Tapi saya tidak akan minta maaf, karena menurut saya kuesioner itu tidak pantas diterima anak-anak,” Nurlina bersikeras.

Dikonfirmasi soal ini, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Sabang, Sarifah Nur, membenarkan Kamis kemarin Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan meminta sekolah untuk memanggil semua wali murid. Pertemuan itu digelar untuk membicarakan kuesioner alat kelamin yang menghebohkan itu.

Namun, dia menolak berkomentar lebih jauh soal Nurlina mereka paksa meminta maaf secara terbuka. Dia cuma bilang seharusnya Nurlina mempertanyakan dulu kuesioner tersebut ke pihak sekolah sebelum menyebarluaskannya di media sosial. “Soal itu saya tidak bisa jawab sekarang. Tapi kenapa ibu itu tidak mengkonsultasikan terlebih dahulu dengan pihak sekolah? Lagi pula, itu bukan kuesioner sekolah, tapi dari Dinas Kesehatan,” katanya.

Survei siapa?

Tak mau disalahkan sendirian, Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Taqwallah, menyatakan “survei kelamin” ini bukan hanya dilakukan di Sabang tapi di seluruh wilayah Indonesia. Tujuannya, ini masih kata Taqwallah, untuk meningkatkan pemahaman siswa dan untuk mendeteksi secara dini masalah kesehatan mereka.

“Itu juga untuk tersedianya data kesehatan peserta didik sehingga bisa dijadikan pertimbangan dalam menyusun program kesehatan di sekolah,” ia berupaya menjelaskan.

Taqwallah mengungkapkan terjadi kesalahan prosedur dalam pelaksanaan survei. Petugas Puskesmas Cot Bak U Kota Sabang tidak menjelaskan secara detail survei ini kepada Kepala Sekolah SMPN 1 Kota Sabang. Seharusnya, kuesioner hanya boleh diisi di sekolah dan tidak boleh dibawa pulang ke rumah.

“Kami meminta maaf atas kesalahan petugas kami,” katanya.

Taqwallah lupa, yang disoal di sini bukan masalah apakah kuesioner itu diisi di sekolah atau di rumah, melainkan isinya yang dirasa banyak kalangan tidak masuk akal dan aneh bin ajaib.

Direktur Bina Kesehatan Anak Kementerian Kesehatan, Jane Supandi, mengatakan kuesioner itu merupakan upaya pemerintah untuk mendeteksi dini masalah reproduksi siswa. “Itu bukan survei, tapi itu adalah upaya untuk mendeteksi masalah kesehatan anak di sekolah,” kata Jane saat ditemui VIVAnews di kantornya, Jakarta, Jumat 6 September.

Dia membenarkan bahwa kegiatan ini merupakan program resmi pemerintah yang dilaksanakan setiap tahun di seluruh daerah di Indonesia terhadap siswa usia remaja, yakni di tingkat SMP dan SMA. “Anak diajarkan untuk melakukan deteksi dini, sekaligus tentang kesehatan reproduksi.”

Jane mengklarifikasi kuesioner itu bukan untuk mengukur alat kelamin, tapi upaya deteksi dini masalah kesehatan reproduksi siswa. “Tolong persoalan ini jangan dipelintir. Anggota DPR juga jangan asal ngomong,” katanya. (kd)

#alat-kelamin, #dinas-kesehatan, #kesehatan-reproduksi, #kota-sabang

KFC ATAU PIZZA HUT

logo-KFC-dan-Pizza-Hut

Beberapa restoran waralaba ternama seperti KFC dan Pizza hut terkena dampak peraturan menteri perdagangan (Permendag) No 07/M-DAG/PER/2/2013 mengenai pengembangan kemitraan dalam waralaba untuk jenis usaha jasa makanan dan minuman. Pasal 5 dari Permendag tersebut menyebutkan bahwa pemberi waralaba atau penerima waralaba untuk jenis rumah makan, restoran, kafe dan bar atau rumah minum yang telah memiliki outlet atau gerai sebanyak 250 outlet atau gerai dan akan melakukan penambahan outlet atau gerai maka pendirian outlet tambahan wajib untuk diwaralabakan dan atau dikerjasamakan dengan pola penyertaan modal. Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia (Apkrindo) sendiri akan memberikan dukungan terhadap Permendang yang mengatur pengembangan kemitraan waralaba usaha restoran tersebut. Sekretaris umum Apkrindo Stevan Lie menyatakan bahwa dari seluruh anggota Apkrindo ada 2 anggota yang gerainya sudah lebih dari 250 outlet yaitu KFC dan Pizza Hut.

Gerai-KFC

KFC sendiri sudah memiliki 430 outlet dimana jika merujuk pada Permendag tersebut maka 180 outlet KFC harus didivestasikan atau dijual kembali sahamnya kepada pihak lain. Sedangkan Pizza Hut sendiri sampai saat ini telah memiliki 270 outlet. Gerai KFC Berminat Tanam Saham di KFC Atau Pizza Hut? Lihat Disini InfonyaGerai KFC Kementrian Perdagangan sendiri telah memberikan tenggat waktu 5 tahun untuk melakukan proses divestasi sampai dengan selesai dan akan melakukan roadshow sosialisasi kepada masyarakat luas mengenai mekanisme penyertaan modal bagi masyarakat yang berminat. Mengenai syarat penyertaan modal diatur antara lain untuk waralaba kafe dan restoran yang memiliki nilai investasi diatas 10 milyar maka penyertaan modal minimal yang dikerjasamakan adalah 30% dari total nilai investasi. Sedangkan untuk waralaba kafe dan restoran yang memiliki investasi dibawah 10 milyar maka penyertaan modal yang wajib dikerjasamakan minimalnya adalah 40% dari seluruh total nilai investasi.

Selain itu Pemerindag tersebut juga mengatur bahwa pemberi waralaba atau penerima waralaba restoran dan kafe yang mewaralabakan atau mengkerjasamakan gerainya harus mengutamakan pelaku usaha kecil dan menengah pada daerah setempat, serta wajib menggunakan bahan baku dan peralatan usaha produksi dari dalam negeri minimal sebesar 80%. Itu artinya, masyarakat yang berminat tanam saham di KFC atau Pizza Hut nampaknya bisa menjadi kenyataan. Melihat dari peraturan tersebut, langkah pemerintah dinilai sangat positif untuk perkembangan dunia usaha di Indonesia.

#pizza-hut, #rumah-makan

PENGGERAK PEREKONOMIAN

558817_10151631382235749_773897680_n 1002194_10151629903800749_1328406734_n 1173779_10151641317575749_933268798_n 1185492_10151648707660749_1283895255_n 1230036_10151631921285749_203348216_n 1235517_10151650993330749_842960928_n

Pengumuman CPNS 2013: SELEKSI PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN SOSIAL REPUBLIK INDONESIA TAHUN ANGGARAN 2013

PENGUMUMAN
NOMOR: 774/SJ-ORPEG/KP.01.01/08/2013
SELEKSI PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL
KEMENTERIAN SOSIAL REPUBLIK INDONESIA
TAHUN ANGGARAN 2013

Kementerian Sosial Republik Indonesia membuka kesempatan kepada Warga Negara Republik Indonesia pria dan wanita yang memiliki integritas dan komitmen tinggi untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan III dan II untuk ditugaskan di lingkungan Kantor Pusat dan Unit Pelaksanan Teknis Kementerian Sosial RI.

1. PERSYARATAN

a. Persyaratan Umum

1. Warga Negara Republik Indonesia, yang bertaqwa kepada Tuhan YME, setia dan taat kepada Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

2. Tidak berkedudukan sebagai CPNS/PNS/TNI/POLRI.

3. Tidak berkedudukan sebagai anggota dan/atau pengurus Partai Politik.

4. Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan.

5. Tidak pernah diberhentikan “dengan hormat tidak atas permintaan sendiri” atau “tidak dengan hormat” sebagai PNS/TNI/POLRI atau “diberhentikan dengan tidak hormat” sebagai pegawai swasta.

6. Bebas dari Narkotika dan Zat Adiktif lainnya.

7. Berusia minimal 18 (delapan belas) tahun dan maksimal 35 (tiga puluh lima) tahun pada 01 Desember 2013.

8. Melakukan pendaftaran secara online pada situs web https://cpns.kemsos.go.id/
(Situs Web hanya dapat diakses dari dalam negeri).

9. Sehat jasmani dan rohani dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter pemerintah.

10. Mampu mengoperasikan komputer minimal program Office dan Internet.

11. Siap dan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Republik Indonesia sesuai formasi.

12. Tidak sedang terikat kontrak kerja dengan Lembaga/Instansi lain selain Kementerian Sosial.

13. Mengikuti seluruh tahapan seleksi.

b. Persyaratan Khusus

1. Jabatan Pekerja Sosial Tingkat Ahli

a. Berijazah Sarjana (S-1) atau Diploma IV Ilmu Kesejahteraan Sosial/ Pekerjaan Sosial

b. Lulusan Perguruan Tinggi yang program studinya terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi pada saat tanggal kelulusan.

c. Indeks Prestasi Kumulatif Minimal 2,75 (dua koma tujuh lima) dalam skala 4.

d. Mampu mengoperasikan komputer minimal program office dan internet.

e. Berusia maksimal 35 tahun pada tanggal 01 Desember 2013.

2. Jabatan Pekerja Sosial Tingkat Terampil

a. Berijazah SMK Ilmu Kesejahteraan Sosial/Pekerjaan Sosial/Keperawatan Sosial;

b. Rata-rata Nilai STTB Minimal 7,00 (tujuh koma nol nol);

c. Mampu mengoperasikan komputer minimal program office dan internet;

d. Berusia maksimal 30 tahun pada tanggal 01 Desember 2013.

3. Jabatan Penyuluh Sosial

a. Berijazah Diploma IV Ilmu Kesejahteraan Sosial/Pekerjaan Sosial;

b. Lulusan Perguruan Tinggi yang program studinya terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi pada saat tanggal kelulusan;

c. Indeks Prestasi Kumulatif Minimal 2,75 (dua koma tujuh lima) dalam skala 4;

d. Mampu mengoperasikan komputer minimal program office dan internet;

e. Berusia maksimal 35 tahun pada tanggal 01 Desember 2013.

2. JABATAN, JUMLAH FORMASI DAN WILAYAH PENEMPATAN

a. Setiap pelamar diwajibkan untuk memilih satu jenis jabatan sesuai formasi yang tersedia pada satu wilayah penempatan;

b. Jabatan, Jumlah Formasi dan Unit Kerja Penempatan sebagaimana Terlampir pada menu unduh;

c. Wilayah Penempatan meliputi unit kerja sebagai berikut :

1. Wilayah I

Meliputi Unit Kerja PSAA “Alyatama” Jambi, PSAA “Darussa’adah” Nanggroe Aceh Darussalam, PSBD “Bahagia” Sumatera Utara, PSBD “Budi Perkasa” Palembang, PSBL “Dharma Guna” Bengkulu dan PSBR “Rumbai” Pekanbaru;

2. Wilayah II

Meliputi Unit Kerja Ditjend. Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan, Ditjend. Perlindungan dan Jaminan Sosial, Ditjend. Rehabilitasi Sosial, Pusat Pembinaan Jabfung Pekerja Sosial dan Penyuluh Sosial, Pusat Penyuluhan Sosial, PSPA “Satria” Baturaden, PSAA “Tunas Bangsa” Pati, PSBG “Ciung Wanara” Bogor, PSBL “Phala Martha” Sukabumi, PSBN “Tan Miyat” Bekasi, PSBN “Wyata Guna” Bandung, PSBR “Bambu Apus” Jakarta, PSBRW “Melati” Jakarta, PSKW “Mulya Jaya” Jakarta, PSMP “Antasena” Magelang, PSMP “Handayani” Jakarta, PSMP “Paramita” Mataram, PSPP “Galih Pakuan” Bogor, dan PSTW “Budi Dharma” Bekasi;

3. Wilayah III

Unit Kerja PSBL “Budi Luhur” Banjarbaru;

4. Wilayah IV

Meliputi Unit Kerja PSBG “Nipotowe” Palu, PSBN “Tumou Tou” Manado, PSBPLK “Wasana Bahagia” Ternate, PSBR “Naibonat” Kupang, PSBRW “Efata” Kupang, PSBRW “Meohai” Kendari, PSMP “Toddopuli” Makassar, PSTW “Gau Mabaji” Gowa, dan PSTW “Minaula” Kendari.

3. PELAKSANAAN SELEKSI

Pelaksanaan penerimaan CPNS Kementerian Sosial Tahun 2013 dilaksanakan dengan tahapan sebagai berikut :

a. Pengumuman Penerimaan

Pengumuman penerimaan CPNS Kementerian Sosial Tahun 2013 dilakukan melalui media cetak pada tanggal 02 September 2013 dan situs https ://cpns.kemsos.go.id/ Mulai tanggal 02 September 2013.

b. Tahap I Pendaftaran dan Pelamaran

1. Pendaftaran hanya dapat dilakukan secara online melalui situs Internet dengan alamat https://cpns.kemsos.go.id/ mulai tanggal 06 September 2013. Pelamar yang telah melakukan pendaftaran online akan mendapatkan nomor register dan formulir pendaftaran;

2. Setelah melakukan pendaftaran online, pelamar wajib mengirimkan berkas lamaran melalui pos paling lambat tanggal 21 September 2013 (cap pos), serta sudah diterima panitia selambat-lambatnya tanggal 23 September 2013;

3. Pendaftaran online baru akan diproses setelah panitia menerima berkas lamaran sesuai persyaratan pada poin 5 yang disampaikan melalui jasa pos kepada PO BOX dan tidak menerima format lamaran lainnya;

4. Berkas lamaran ditujukan kepada :

Ketua Tim Pelaksana
Pengadaan CPNS Kementerian Sosial RI
Tahun 2013

PO BOX 1235 JKP 10012 Untuk Wilayah Penempatan I
PO BOX 1236 JKP 10012 Untuk Wilayah Penempatan II
PO BOX 1237 JKP 10012 Untuk Wilayah Penempatan III
PO BOX 1238 JKP 10012 Untuk Wilayah Penempatan IV

5. Berkas lamaran terdiri dari :
Surat Lamaran yang ditulis dengan tulisan tangan (sesuai contoh format terlampir), menggunakan tinta hitam, ditujukan kepada Menteri Sosial RI c.q. Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial RI, dan dilengkapi dengan melampirkan (sesuai urutan) :

a. Pas photo berwarna terbaru latar warna merah ukuran 3 x 4 cm yang telah ditulisi nama dibelakangnya sejumlah 2 lembar;

b. Foto Copy KTP yang masih berlaku sejumlah 1 lembar;

c. Formulir pendaftaran online yang telah ditandatangani;

d. Formulir daftar Riwayat Hidup Terakhir, sesuai dengan format yang telah disediakan pada menu unduh;

e. Photocopy Ijazah dan Transkrip Nilai yang telah dilegalisir oleh pejabat berwenang (masing-masing 1 rangkap) khusus Sarjana dan Diploma IV;

f. Photocopy Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) yang telah dilegalisir oleh pejabat berwenang (1 rangkap) khusus bagi SMK;

g. Photocopy Hasil Ujian Akhir Nasional (UAN/NEM) SMK yang telah dilegalisir oleh pejabat berwenang (1 rangkap) khusus bagi SMK;

h. Photocopy surat akreditasi jurusan dari instansi berwenang yang telah dilegalisir (1 rangkap);

i. Photocopy Kartu Tanda Pencari Kerja (Kartu Kuning) yang masih berlaku dari Instansi Tenaga Kerja (1 rangkap);

j. Photocopy Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berlaku (1 rangkap);

k. Photocopy surat keterangan sehat dari dokter pemerintah yang mencantumkan kondisi fisik (cacat/tidak bercacat bila cacat disebutkan jenis kecacatannya) dan Kondisi kesehatan (1 rangkap);

l. Surat Pernyataan yang telah diisi lengkap dan ditandatangani diatas materai, terdiri dari :

1. Surat pernyataan tidak pernah dihukum penjara, tidak pernah “diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri”, tidak berkedudukan sebagai CPNS/PNS/TNI/POLRI, tidak menjadi pengurus dan/atau anggota partai politik, bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang telah ditandatangani diatas materai;

2. Surat pernyataan tidak akan mengajukan pindah/mutasi yang telah ditandatangani diatas materai;

3. Surat pernyataan tidak akan menuntut penyesuaian ijazah yang telah ditandatangani diatas materai;

4. Surat Izin yang telah diisi dan ditandatangani diatas materai dari Suami/Istri bagi yang telah menikah atau dari orang tua bagi yang belum menikah.

m. Photocopy Surat Keputusan pertama dan terakhir pengangkatan tenaga kontrak yang telah dilegalisir (khusus bagi yang sedang terikat kontrak kerja dengan Kementerian Sosial RI);

n. Surat keterangan dari PERTUNI (khusus bagi pelamar penyandang Tuna Netra).

6. Berkas lamaran dimasukkan ke dalam amplop coklat polos (ukuran 350 mm x 240 mm) dengan menempelkan QRCode yang terdapat bersama formulir pendaftaran disudut kiri atas;

7. Lamaran beserta lampirannya disusun rapi sesuai urutan diatas dalam map kertas jepit berlubang (snelhekter) dengan warna :

a. Biru untuk pelamar Jabatan Pekerja Sosial Tingkat Ahli Berijazah S1;

b. Merah untuk pelamar Jabatan Pekerja Sosial Tingkat Ahli Berijazah D IV;

c. Hijau untuk pelamar Jabatan Pekerja Sosial Tingkat Terampil Berijazah SMK;

d. Kuning untuk pelamar Jabatan Penyuluh Sosial Berijazah D IV.

8. Setiap pelamar hanya diperkenankan mengirim 1 (satu) berkas lamaran dan mendaftar hanya untuk 1 (satu) kategori jabatan pada 1 (satu) wilayah penempatan

c. Tahap II Seleksi Administratif

1. Pelamar yang akan diikutkan dalam proses seleksi administratif hanya pelamar yang telah melakukan pendaftaran secara online;

2. Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administratif akan dipanggil mengikuti tahapan selanjutnya;

3. Hasil seleksi administrasi akan diumumkan pada situs https://cpns.kemsos.go.id.

d. Tahap III Tes Kemampuan Dasar (TKD)

1. Tes Kemampuan Dasar dilaksanakan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) di lokasi sebagai berikut :

No.

WILAYAH PENEMPATAN

LOKASI TES KEMAMPUAN DASAR

1

Wilayah I

Kantor Regional XII BKN di Pekanbaru

2

Wilayah II

Kantor Pusat/Regional V BKN di Jakarta

Kantor Regional I BKN di Yogyakarta

3

Wilayah III

Kantor Regional VIII BKN di Banjarbaru

4

Wilayah IV

Kantor Regional IV BKN di Makassar

2. Tes Kemampuan Dasar akan dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang akan ditentukan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada bulan Oktober s.d. Nopember 2013;

3. Mekanisme pengambilan nomor peserta dan waktu pelaksanaan akan diinformasikan paling lambat 3 (tiga) hari sebelum pelaksanaan TKD. Informasi akan disampaikan melalui situs dan surat elektronik (e-mail);

4. Pelamar yang dinyatakan lulus TKD akan dipanggil untuk mengikuti tahapan selanjutnya.

e. Tahap IV Wawancara

1. Wawancara akan dilaksanakan di Jakarta;

2. Lokasi serta Waktu Pelaksanaan Wawancara akan diinformasikan kemudian.

4. LAIN-LAIN

a. Bagi yang tidak memenuhi persyaratan agar tidak mengajukan lamaran;

b. Berkas lamaran yang telah masuk menjadi milik Tim Pelaksana Pengadaan CPNS dan tidak dapat diambil kembali;

c. Tim Pelaksana Pengadaan CPNS hanya menerima pendaftaran secara online melalui alamat situs web dan pada tanggal tersebut diatas serta hanya menerima berkas lamaran yang dikirimkan kepada PO BOX diatas oleh pelamar yang telah melakukan pendaftaran online;

d. Pelamar hanya dapat memperoleh Formulir Pendaftaran setelah melakukan pendaftaran secara online pada alamat situs web diatas;

e. Seluruh proses Rekrutmen CPNS Kementerian Sosial RI tidak dipungut biaya apapun;

f. Kementerian Sosial RI tidak bertanggung jawab atas pungutan atau tawaran berupa apapun oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan Kementerian Sosial RI atau Tim Pelaksana Pengadaan CPNS;

g. Lamaran yang telah diajukan sebelum pengumuman ini dinyatakan tidak berlaku dan wajib dikirim kembali sesuai ketentuan diatas;

h. Seluruh keputusan Tim Pelaksana Pengadaan CPNS adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Selengkapnya..silahkan klik ini: DOWNLOAD PENGUMUMAN LENGKAP

#calon-pegawai-negeri-sipil, #cpns, #kontrak-kerja, #minimal-program, #pria-dan-wanita, #zat-adiktif

Pengumuman CPNS 2013: PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN KEHUTANAN FORMASI TAHUN 2013

PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL
KEMENTERIAN KEHUTANAN
FORMASI TAHUN 2013

Kementerian Kehutanan membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang akan ditugaskan di unit-unit kerja Kementerian Kehutanan di seluruh Indonesia dengan ketentuan sebagai berikut:

PERSYARATAN PENDAFTARAN

1. Warga Negara Indonesia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia dan taat kepada Pancasila, UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia;

2. Berkelakuan baik dan tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap;

3. Tidak dalam kedudukan sebagai pengurus/anggota partai politik;

4. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/Anggota TNI/POLRI maupun sebagai pegawai swasta;

5. Tidak berkedudukan sebagai CPNS/PNS;

6. Sehat jasmani dan rohani;

7. Bersedia ditempatkan di seluruh Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau negara lain yang ditentukan oleh Pemerintah;

8. Usia pada tanggal 1 Desember 2013:

a) Minimal 18 tahun (lahir tanggal 1 Desember 1995 atau sebelumnya);

b) Maksimal 25 tahun (lahir tanggal 1 Desember 1988 atau sesudahnya) untuk Sekolah Menengah Kejuruan Kehutanan;

c) Maksimal 26 tahun (lahir tanggal 1 Desember 1987 atau sesudahnya) untuk Diploma III (D-III);

d) Maksimal 30 tahun (lahir tanggal 1 Desember 1983 atau sesudahnya) untuk Sarjana (S-1);

e) Maksimal 32 tahun (lahir tanggal 1 Desember 1981 atau sesudahnya) untuk Pasca Sarjana (S-2) dan Dokter.

9. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK):

a) Untuk Diploma (D-III) Kehutanan minimal 2,50 dan Diploma III (D-III) lainnya minimal 2,75 dari skala 4 dengan program studi terakreditasi A, B atau C;

b) Untuk Sarjana (S-1) minimal 2,75 dari skala 4 dengan program studi terakreditasi A, B atau C;

c) Untuk Pasca Sarjana (S-2) dan Dokter minimal 3,00 dari skala 4 dengan program studi terakreditasi A, B atau C.

10. Khusus jabatan Polisi Kehutanan memiliki persyaratan tambahan sebagai berikut:

a) Memiliki tinggi badan 165 cm (untuk laki-laki) dan 155 cm (untuk perempuan);

b) Tidak buta warna dan tidak cacat badan.

TATA CARA PENDAFTARAN

1. Pendaftaran secara online melalui laman http://cpnsonline.dephut.go.id mulai tanggal 10 September 2013 sampai dengan 24 September 2013;

2. Pada saat melakukan pendaftaran online, pelamar hanya diperkenankan memilih 1 (satu) nama jabatan. Pilihan tidak bersifat mutlak dan panitia berhak menempatkan peserta yang lulus sesuai kebutuhan organisasi.

3. Pelamar yang telah mendaftar secara online agar mengunduh (download) dan mencetak formulir pendaftaran sebagaimana butir 1 (satu) di atas;

4. Pelamar menyampaikan berkas pendaftaran dengan ditujukan kepada:

kodepos PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN KEHUTANAN FORMASI TAHUN 2013

Berkas pendaftaran diterima panitia selambat-lambatnya tanggal 25 September 2013. Panitia hanya menerima berkas lamaran yang disampaikan melalui PO BOX tersebut di atas dan tidak menerima format penyampaian berkas pendaftaran lainnya termasuk diantar langsung ke Kementerian Kehutanan;

5. Berkas pendaftaran dengan lampiran-lampirannya disusun sebagai berikut:

a) Formulir pendaftaran hasil unduhan (download) dari pendaftaran online yang telah diisi lengkap termasuk dengan pasfoto pengambilan tahun 2013 berwarna ukuran 3 x 4 cm berlatar belakang merah sebanyak 1 (satu) lembar yang telah ditempel/dilekatkan di formulir pendaftaran tersebut;

b) Fotocopy ijasah dan transkrip nilai yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang sebanyak 1 (satu) lembar, Surat Keterangan Lulus/Ijasah Sementara tidak diterima;

c) Fotocopy KTP yang masih berlaku;

d) Surat Pernyataan bermaterai Rp. 6.000,-.

6. Lamaran beserta lampiran tersebut pada butir 4 (empat) disusun rapi sesuai urutan di dalam map jepit berlubang (snelhecter) dengan warna:

a) Hijau untuk SMK Kehutanan;

b) Kuning untuk Diploma III (D-III);

c) Biru untuk Sarjana (S-1);

d) Merah untuk Pasca Sarjana (S-2) dan Dokter.

7. Map lamaran dimasukkan ke dalam amplop warna coklat;

8. Berkas lamaran yang tidak memenuhi syarat tidak akan diproses;

9. Berkas lamaran yang diterima panitia menjadi hak milik panitia dan tidak dapat diminta kembali oleh pelamar.

Selengkapnya silahkan klik ini: DOWNLOAD PENGUMUMAN RESMI LENGKAP

#calon-pegawai-negeri-sipil, #cpns, #formasi, #pasca-sarjana, #republik-indonesia, #uud-1945

Lowongan CPNS Sulbar TA 2013 – 2014

Sulawesi Barat adalah provinsi hasil pemekaran dari provinsi Sulawesi Selatan. Provinsi yang dibentuk pada 5 Oktober 2004 ini berdasarkan UU No. 26 Tahun 2004. Ibukotanya ialah Mamuju. Luas wilayahnya sekitar 16,796.19 km². Suku-suku yang ada di provinsi ini terdiri dari Suku Mandar (49,15%), Toraja (13,95%), Bugis (10,79%), Jawa (5,38%), Makassar (1,59%) dan suku lainnya (19,15%).

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat akan menerima Calon Pegawai Negeri Sipil untuk Pelamar Umum formasi Tahun 2013 Berdasarkan Surat Menteri Pendayagunaan Aparatus Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor : R/051.F/M.PAN-RB/08/2013 tanggal 16 Agustus 2013 perihal Persetujuan Rincian Formasi CPNS Daerah untuk Pelamar Umum Tahun 2013 Provinsi Sulawesi Barat sebagai berikut :


Persyaratan umum :

  • Usia 18 – 35 tahun pada saat pendaftaran

Pengajuan Lamaran

Surat lamaran harus dtulis tangan dengan tinta hitam dan ditandatangani sendiri oleh Pelamar dengan mencantumkan jabatan yang dilamar, ditujukan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (Gubernur Sulawesi Barat), disertai :

  1. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk Republik Indonesia
  2. Fotokopi sah ijazah yang sesuai dengan kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan
  3. Nilai IPK minimal 2.75
  4. Pas Foto hitam putih ukuran 3X4 cm sebanyak 3 (tiga) lembar
  5. Surat Keputusan terakreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi
  6. Sumber

Waktu Pendaftaran : 02 s/d 20 September 2013

Pendaftaran

Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman :

#badan-akreditasi-nasional, #badan-akreditasi-nasional-perguruan-tinggi, #reformasi-birokrasi