Beranda > Tesis > ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN Ny. ”P” DENGAN GANGGUAN SISTEM PERSARAFAN “HEMORAGIK STROKE” DI RUANG PERAWATAN SARAF LONTARA III BAWAH

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN Ny. ”P” DENGAN GANGGUAN SISTEM PERSARAFAN “HEMORAGIK STROKE” DI RUANG PERAWATAN SARAF LONTARA III BAWAH

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN Ny. ”P” DENGAN GANGGUAN
SISTEM PERSARAFAN “HEMORAGIK STROKE” DI RUANG
PERAWATAN SARAF LONTARA III BAWAH
RS. DR WAHIDIN SUDIROHUSODO
MAKASSAR

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Otak merupakan jaringan yang paling banyak memakai energi dalam seluruh tubuh manusia dan terutama berasal dari proses metabolisme oksidasi glukosa. Jaringan otak sangat rentan dan kebutuhan akan oksigen dan glukosa melalui aliran darah adalah konstan. Metabolism otak merupakan proses tetap dan kontinu, tanpa ada masa istirahat. Bila aliran darah berhenti selama 10 detik saja, maka kesadaran mungkin sudah akan hilang, dan penghentian dalam beberapa menit saja dapat menimbulkan kerusakan yang tidak ireversibel. Hipoglikemia yang berkepanjangan juga dapat merusak jaringan otak. Aktifitas otak yang tidak pernah berhenti ini berkaitan dengan fungsinya yang kritis sebagai pusat integrasidan koordinasiorgan – organ sensorik dan sistem efektor perifer tubuh, di samping berfungsi sebagai pengatur informasi yang masuk, simpanan pengalaman, impuls yang keluar, dan tingkah laku. (Muttaqin, Arif. 2008)

Kasus stroke meningkat di negara maju seperti Amerika dimana kegemukan dan makanan siap saji telah mewabah. Berdasarkan data statistik di Amerika, setiap tahun terjadi 750.000 kasus stroke baru di Amerika. Dari data tersebut menunjukkan bahwa setiap 45 menit, ada satu orang di Amerika yang terkena serangan stroke (Anonim, 2011 Diakses tanggal 16 Juli 2012)

Menurut Data Riset Kesehatan Dasar tahun 2008, prevalensi jumlah penderita stroke mencapai 8,3 per 1000 populasi di Indonesia. Dengan jumlah populasi sekitar 211 juta jiwa, berarti terdapat sekitar 1,7 juta penderita stroke. Jumlah itu dari tahun ke tahun diperkirakan terus bertambah. Seiring pertambahan usia, angka kejadian stroke terus bertambah. Setiap kali penambahan usia 10 tahun, dihitung dari masa usia 35 tahun, risiko stroke meningkat dua kali lipat. Sebanyak 5 persen orang.(Anonim, 2011 Diakses 25 juli 2012)

Stroke merupakan kelainan fungsi otak yang timbul mendadak yang disebabkan karena terjadinya gangguan peredaran darah otak dan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja. Penyakit ini merupakan penyebab kecacatan yang paling sering yakni berupa kelumpuhan anggota gerak, gangguan bicara, proses berpikir daya ingat, dan bentuk – bentuk kecacatan yang lain sebagai akibat gangguan fungsi otak (Muttaqin Arif, 2008)

  1. A.    Tujuan
    1. Tujuan umum

Untuk memperoleh gambaran tentang pelaksanaan Asuhan Keperawatan kepada Ny. “P” dengan Gangguan pada Sistem Persarafan Hemoragic Stroke di ruang perawatan lontara III Saraf Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar dalam upaya kemampuan keluarga dan klien dalam pemeliharaan kesehatan sehingga mereka dapat mengerti pentingnya kesehatan.

Selengkapnya klik disini

Kode KTI II
Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: