Beranda > Tesis > ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN Tn.”S” DENGAN GANGGUAN SISTEM ONKOLOGI “TUMOR COLLI” DI RUANG PERAWATAN LONTARA II

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN Tn.”S” DENGAN GANGGUAN SISTEM ONKOLOGI “TUMOR COLLI” DI RUANG PERAWATAN LONTARA II

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN Tn.”S” DENGAN GANGGUAN SISTEM ONKOLOGI “TUMOR COLLI”
DI RUANG PERAWATAN LONTARA II
ATAS BEDAH TUMOR RS. DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Tumor ganas disebut kanker. Kanker memiliki potensi untuk menyerang dan merusak jaringan yang berdekatan dan menciptakan metastasis. Tumor jinak tidak menyerang tissue berdekatan dan tidak menyebarkan benih (metastasis), tetapi dapat tumbuh secara lokal menjadi besar. Mereka biasanya tidak muncul kembali setelah penyingkiran melalui operasi.

Salah satu penyakit non-infeksi (degenaritif) adalah tumor. Pada tahun 2000, tumor ganas yang bertanggung jawab untuk 12 persen dari hampir 56 juta kematian di seluruh dunia dari semua penyebab. Di banyak Negara, lebih dari seperempat kematian yang disebabkan hal tersebut. Pada tahun 2000, 5,3 juta orang dan 4,7 juta perempuan mengembangkan tumor ganas dan 6,2 juta meninggal akibat penyakit ini. Laporan ini juga mengungkapkan masalah ini telah muncul sebagai masalah kesehatan masyarakat yang utama di Negara- Negara berkembang dan efek di Negara- Negara industry. (WHO, 2003)

Menurut data Riskesdas tahun 2008, prevalensi tumor atau kanker di Indonesia adalah 4,3 per 1.000 penduduk. Data Departemen Kesehatan menyebutkan kanker menduduki peringkat ketujuh sebagai penyebab kematian di Indonesia dengan persentase 5,7 persen.
(Anonim 2009) Diakses tanggal 20 Juli 2012

Dari semua bagian tubuh yang menjadi pertumbuhan tumor salah satunya yaitu pada leher yang dikenal dengan tumor colli atau benjolan pada leher yaitu setiap massa baik kongenital maupun didapat yang timbul di segitiga anterior atau posterior leher diantara klavikula pada bagian inferior dan mandibula serta dasar tengkorak pada bagian superior. Pada 50% kasus benjolan pada leher berasal dari tiroid, 40% benjolan pada leher disebabkan oleh keganasan, 10% berasal dari peradangan atau kelainan kongenital. (Mega Prawithasari Lubis, 2010)

Di Makassar khususnya berdasarkan data medical record RS.Wahidin Sudirohusodo, penderita tumor colli pada tahun 2010 sebanyak 48 orang, pada tahun 2011 sebanyak 126 orang dan pada 2012 hingga bulan Juni adalah sebanyak 108 orang.

Berdasarkan pemaparan kejadian-kejadian di atas maka penulis merasa tertarik untuk menyusun karya tulis dengan judul ”Asuhan keperawatan pada kasus klien Tn ”S” yang mengalami gangguan system endokrin tumor colli di ruang perawatan lontara II atas bedah tumor Rumah Sakit Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar”.

B. Tujuan Penulisan
1. Tujian Umum
Mendapatkan gambaran nyata tentang pelaksanaan ”Asuhan keperawatan pada kasus klien Tn ”S” yang mengalami gangguan sistem endokrin tumor colli di ruang perawatan lontara II atas bedah tumor Rumah Sakit Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar”. Selengkapnya klik disini

Kode KTI IV
Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: