Beranda > Tesis > ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN NY “ M “ DENGAN GANGGUAN SISTEM REPRODUKSI CA. OVARIUM DIRUANG PERAWATAN GINEKOLOGI LONTARA IV LONTARA 2 RS. DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN NY “ M “ DENGAN GANGGUAN SISTEM REPRODUKSI CA. OVARIUM DIRUANG PERAWATAN GINEKOLOGI LONTARA IV LONTARA 2 RS. DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Sistem pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dalam meningkatkan derajat kesehatan, terutama dalam pelayanan keperawatan yang merupakan bagian penting dalam pelayanan kesehatan karena melalui asuhan keperawatan yang baik dan berkesinambungan, maka kebutuhan bio, psiko, sosial, spiritual, dan cultural dapat terpenuhi. (A. Azis Alimul H,2004)
Hepatitis B merupakan suatu penyakit hati yang disebabkan oleh “virus hepatitis B”(VHB), suatu anggota family Hepadnavirus yang dapat menyebabkan peradangan hati akut atau menahun yang pada sebagian kecil kasus dapat berlanjut menjadi serosis hati atau kanker hati. Mula-mula dikenal sebagai “serum hepatitis” dan telah menjadi epidemic pada sebagian asia dan afrika. Hepatitis B telah menjadi endemic di tiongkok dan berbagai Negara asia.(www.yahoo.com)
Insiden hepatitis virus yang terus meningkat semakin menjadi masalah kesehatan. Penyakit tersebut penting, karena sudah ditularkan, memiliki morbiditas yang tinggi dan menyebabkan penderitanya absen dari sekolah atau pekerjaan untuk waktu yang lama. 60 – 90% dari kasus-kasus Hepatitis virus diperkirakan berlangsung tanpa dilaporkan. Meskipun kurang lebih 50% orang dewasa di Amerika Serikat telah memiliki antibody terhadap virus Hepatitis B banyak orang yang tidak dapat mengingat kembali episode atau kejadian sebelumnya yang memperlihatkan gejala hepatitis (Brunnert dan Suddarth, volume 2).
Penyakit hati yang kronis, termasuk sirosis hepatis, berada dalam urutan kesembilan sebagai penyakit yang paling sering menyebabkan kematian di Amerika Serikat. Kurang lebih 46% dari kematian tersebut berkaitan dengan konsumsi alcohol. Angka penyakit hati kronis untuk laki-laki adalah dua kali lipat lebih tinggi daripada untuk wanita, penyakit hati kronis lebih tinggi dijumpai pada populasi Afro – Amerika daripada kulit putih (CDC, 1993).(Brunnert And Suddarth, 2001 volume 2).
Sementara jumlah penderita Hepatitis A, B, C di Indonesia mencapai sekitar 10% dari total 225 juta penduduk (www.Google.com).
Menurut Buku Register Lontara I Interna Atas RS.DR.Wahidin Sudirohusodo Makassar untuk periode 2007. Jumlah penderita yang dirawat sebanyak 1.662 orang sedangkan jumlah penderita hepatitis sebanyak 43 orang (2,6%). Tahun 2008, jumlah penderita yang dirawat sebanyak 1.682 orang sedangkan jumlah penderita hepatitis sebanyak 20 orang (1,18%), tahun 2009 bulan januari – juni jumlah penderita yang dirawat sebanyak 1.194 orang, sedangkan penderita hepatitis sebanyak 17 orang (1,42%)
Dan perincian penderita hepatitis berdasarkan jenis kelamin adalah sebagai berikut : pada tahun 2007 laki-laki sebanyak 25 orang (1,50%), perempuan sebanyak 18 orang (1,07%). Tahun 2008 laki-laki sebanyak 12 orang (0,71%), perempuan sebanyak 8 orang (0,47%). Tahun 2009 periode januari-juni laki-laki sebanyak 9 orang (0,75%), perempuan sebanyak 7 orang (0,58%)
Dengan melihat kenyataan ini maka penulis tertarik untuk mengetahui lebih dalam tentang “ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN TN.”I” DENGAN GANGGUAN SISTEM PENCERNAAN HEPATITIS B DI RUANG LONTARA 1 INTERNA ATAS RS.DR.WAHIDIN SUDIROHUSODO”

Selengkapnya kli disini

Kode KTI IX

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: