Beranda > Tesis > ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN Tn “H ” DENGAN GANGGUAN SISTEM PENCERNAAN “ KOLELITIASIS “DI RUANG PERAWATAN BEDAH DIGESTIV LONTARA.II RS.DR.WAHIDIN SUDIROHUSODO M A K A S S A R

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN Tn “H ” DENGAN GANGGUAN SISTEM PENCERNAAN “ KOLELITIASIS “DI RUANG PERAWATAN BEDAH DIGESTIV LONTARA.II RS.DR.WAHIDIN SUDIROHUSODO M A K A S S A R

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG MASALAH
Penyakit batu empedu sudah merupakan masalah kesehatan yang penting di negara barat sedangkan di Indonesia baru mendapatkan perhatian di klinis, sementara publikasi penelitian batu empedu masih terbatas. Batu empedu sering ditemukan di negara maju dan jarang ditemukan di negara-negara berkembang. Namun dengan membaiknya keadaan sosial ekonomi, perubahan menu makanan ala barat serta perbaikan sarana diagnosis khususnya ultrasonografi, prevalensi penyakit batu empedu di negara-negara berkembang cenderung meningkat. (www.happywithavis.multiply.com, 28 Juli 2009)

Kolelitiasis atau batu kandung empedu di Amerika Serikat diperkirakan 20 juta orang yaitu 5 juta pria dan 15 juta wanita. Pada pemeriksaan autopsy di Amerika, batu kandung empedu ditemukan pada 20 % wanita dan 8 % pria. (http://medlinux.blogspot.com.2009)
Insiden batu kandung empedu di Indonesia belum diketahui dengan pasti, karena belum ada penelitian. Banyak penderita batu kandung empedu tanpa gejala dan ditemukan secara kebetulan pada waktu dilakukan foto polos abdomen, USG, atau saat operasi untuk tujuan yang lain.

Setelah dilakukan case control retrospektif terhadap pasien kolesistisis yang dirawat di RSMS Purwokerto periode 1 April 2007 – 1 Mei 2008, didapatkan insidensi pasien wanita lebih banyak dibanding laki-laki. jumlah pasien wanita sebanyak 38 dengan pasien laki-laki 21 orang dari total 59 pasien. Jumlah pasien wanita 64,4% dan jumlah pasien laki-laki 35,6%. Tampak jumlah pasien wanita 1,8 kali lebih besar dibanding pasien laki-laki. (www.happywithavis.multiply.com, 2008)

Berdasarkan data yang diperoleh dari rekam medik rumah sakit Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar pada tahun 2009 (periode Januari 2009 s/d Juli 2009) menurut golongan umur 30-49 tahun sebanyak 11 orang (68,75%), umur 50-69 tahun sebanyak 4 orang (25%), umur 70-89 tahun sebanyak 1 orang (6,25%), sedangkan menurut golongan jenis kelamin, laki-laki sebanyak 6 orang (37,5%), perempuan sebanyak 10 orang (62,5%)dengan jumlah total 16 orang pasien. (Data rekam medik RS. Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar, 2009)
Berdasarkan data tersebut diatas, maka penulis tertarik untuk mengangkat kasus yang berjudul “Asuhan Keperawatan pada Klien Tn”H” dengan gangguan sistem pencernaan, Kolelitiasis di ruang perawatan Bedah Digestiv Lontara II Rumah Sakit Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar”.

B. TUJUAN PENULISAN
1. Tujuan umum
Dapat menerapkan asuhan keperawatan pada klien dengan gangguan system pencernaan kolelitiasis.

Selengkapnya klik disini

Kode KTI XI

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: