Bendera ISIS Dibeli di LP Seharga Rp30 Ribu

Pasca tertangkapnya salah seorang warga Aceh bernama Juhanda alias Jo bin Muhammad Aceng Kurnia yang diamankan Polisi dikampung Caddie Kelurahan Lemoe Kecamatan Bacukiki  Kota Parepare Senin 1 September terus dikembangkan aparat kepolisian setempat.

Kepala Detasemen Brigade Mobil (Brimob) Detasemen B Kota Parepare Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Alfian Hidayat mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara jika mantan penghuni Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas I Tangerang Juhanda alias Jo diketahui pernah terlibat dalam kasus terorisme dengan bom buku dan bom racun di kantin Polres Bekasi beberapa tahun silam.

“Berdasarkan catatan yang ada, dan penelusuran kami, Jo terlibat serangkaian kasus terorisme di Bekasi,”ucap Alfian ketika dihubungi Wartawan, Selasa (2/9).

Alfian juga mengaku, belum berkordinasi dengan Detasemen khusus 88 Anti Teror Polda Sulselbar terkait keberadaan Juhanda di Kota Parepare.

Sementara, Kapolres Parepare AKBP Himawan Sugeha menjelaskan, sejauh ini Juhanda masih diamankan dan dimintai keterangannya terkait beberapa benda miliknya seperti bendera negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang ditemukan didalam koper itu. Sesuai pengkauannya bendera ISIS dibeli didalam LP Tangeran dengan harga Rp30 ribu. (her/ady)

Sumber

Iklan