Jelang dilantik, Jokowi ‘debat’ dengan putra sulung soal media

MERDEKA.COM. Presiden terpilih periode 2014-2019 Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan ketiga anaknya di hadapan media. Gibran Rakabumi, putra sulung Jokowi, yang mendapat giliran pertama.

Dengan mengenakan batik cokelat, Gibran keluar dan mendampingi ayahnya di depan media yang sudah menunggu sedari pagi. Namun, siapa yang menyangka, perkenalan pertama ini menjadi ajang perdebatan mereka berdua.

Pasalnya, dengan nada melucu, pengusaha muda sempat menyampaikan kekecewaannya kepada media atas pemberitaan tentangnya.

“Kemarin di apa itu di salah satu media dikatain apa anak haram toh kerena gak pernah ikut kampanye. Kalau ke solo lihat aktivitas saya kaya apa, orang sibuk orang punya pekerjaan. Kalau saya pengangguran baru ikut bapak terus,” gusarnya di hadapan media, Senin (20/10).

Dengan logat Jawa yang kental, kegusaran Gibran malah memicu tawa sejumlah awak media. Jokowi yang berada di sampingnya hanya tersenyum mendengar keluh kesah putra sulung yang sibuk mengurusi bisnisnya.

Kepada Gibran, Jokowi lalu menjelaskan kalau media yang saat ini berada di depannya merupakan media jelas, bukan abal-abal. “Kamu ini makannya baca media yang jelas. Media gak jelas kok dibaca,” kata Jokowi sambil tertawa.

Dengan segera, pria berusia 27 tahun ini meminta penjelasan mengenai kerja media yang harus berimbang. “Seharusnya media itu berimbang,” kata Gibran.

Jokowi kemudian kembali tertawa melihat sikap keras anaknya. Entah apa niatnya, Gibran sempat menarik anak terakhir Jokowi, Kaesang Pangarep ke awak media.

“Nih Kaesang banyak jerawatnya,” kata Gibran sambil meledek adik laki-lakinya itu.

Sumber

Iklan

#anak-haram, #gak, #gibran, #orang, #putra-sulung