Beranda > Berita, Uncategorized > MODUS BARU PENIPUAN SETELAH MAMA MINTA PULSA

MODUS BARU PENIPUAN SETELAH MAMA MINTA PULSA

Beberapa waktu lalu kita sudah melihat di televisi dan media massa tentang maraknya penipuan, salah satu yang sudah di bekuk oleh Kepolisian pada waktu lalu yakni mama minta pulsa. Yang sudah sangat meresahkan masyarakat awam, dan bahkan sudah banyak korban yang terseret dengan ulah tersebut. Namun seiring perkembangan teknologi kini komplotan penipu bereaksi dengan modus yang baru, seperti yang akan kita informasikan dan bahas sebagai salah satu antisipasi kepada seluruh masyarakat dimana pun berada dan yang sempat membaca artikel ini kiranya memberikan informasi kepada seluruh lapisan masyrakat khususnya keluarga terdekat, teman, dan lainnya.

Modus baru penipuan ini sebenarnya dibilang sebagai teknik baru yang dibagi beberapa pola seperti untuk menggiurkan masyarakat, tolong menolong, dan bahkan ucapan terima kasih. Yang akan saya cerita kronologis agar kita bisa mencerna dan memahami modus baru ini.

Sabtu malam tepatnya di salah satu desa yang mungkin tidak bisa di sebutkan sebuah berkas ditemukan dengan nama samara yang tidak ingin diketahui identitasnya Oji dan hafida di depan jalan Kantor desa yang secara garis wilayah masuk dalam jalan antar provinsi, berkas tersebut diambil karena penasarannya dengan isi dikumen tersebut dan di buka yang isinya adalah sebuah dokumen :

100_5829

1. Cek Senilai Rp. 1.700.000.000 ( Satu Milyar Tujuh ratus juta rupiah)

Foto0386

2. Sertifikat Badan Usaha Jasa Pelaksana Konstruksi.

Foto0387

3. Surat Keterangan Tanah

100_5830

Setelah dilihat kemudian ditanyakan kepada tetangganya dikarenakan di dalam sertifikat tersebut terdapat nomor Handphone yang bisa dihubungi, malam itu juga di sms tentang tercecernya sebuah berkas yang disangkanya berkas sangat penting. Minggu Siang sekitar jam 09.48 barulah menelfon atas nama bapak Fendy dalam pembicaraan tersebut iya mengatakan dalam perjalanan pulang dari Polman Sulawesi barat menuju Makassar untuk berangkat ke Jakarta tepatnya di bogor, karena kedatanganya ke polman ada proyek pelebaran jalan disana, saat perjalanana pulang menuju ke Makassar berkas tersebut katanya tercecer. Nah untuk pengembalian berkas tersebut.

Pak Fendy juga menyampaikan ucapan terima kasih atas ditemukannya berkasnya. untuk itu iya memberikan ucapan terima kasih kepada si penemu berkas dengan uang senilai Rp 100.000.000 (Seratus Juta rupiah) dengan syarat Rp 50.000.000 untuk tahap pertama pengiriman berkas setelah berkasnya diterima di perusahannya maka akan mentransfer lagi sisanya Rp 50.000.000. Iya melanjutkan kembali menanyakan rekening si pemenu berkas, sebut saja Oji bahwa rekening yang iya punya Bank Rakyat Indonesia (BRI) iya menanyakan lagi berapa saldo yang ada di rekeningnya, kata Oji “ Rp 200.000 si bapak fendy menjelaskan kembali ke oji bahwa untuk pengiriman uang sebesar Rp 50.000.000 tidak dapat di transfer ke rekeningnya berhubung limit katanya, dan harus mengisi dulu rekeningnya sebesar Rp 2.000.000 sehingga saldo yang ada di rekening Oji sebesar Rp. 2.200.000 sehingga uang ucapan terima kasih sebesar Rp 50.000.000 bisa langsung masuk ke rekening Oji. Sehingga saldo akhirnya sebesar Rp.52.200.000,kata Fendy. Iya menanyakan kembali apa punya uang sebesar Rp 2.000.000 untuk memasukkan ke saldo rekening BRInya dengan langsung Oji mengatakan punya, kemudian fendy melanjutkan kalau begitu bisa di transfer? Namun Oji mengatakan Maaf, Bank untuk sekarang tutup karena hari minggu, kemudian Fendy melanjutkan kapan bisa diisi rekeningnya agar uang terima kasih bisa secepatnya di transferkan ke rekeningnya, Nanti besok ucap Oji. Fendy melanjutkan menanyakan ke oji kepastian pukul berapa akan iya isi besok, jam 09.00 WITA kata Oji, kemudian bapak Fendy meminta Nomor rekening Oji, Oji pun mengirimkan nomor rekeningnya.

Senin pagi jam 09.45 WITA Fendy pun kembali menelfon atas konfirmasi pembicaraan kemarin, apa sudah diisi saldonya pak? Tanya Fendy, Iya sudah jawab Oji, kalau begitu kira-kira berapa waktu perjalanan bapak untuk ke ATM agar dana Rp 50.000.000 bisa langsung masuk ke rekening bapak, 20 menit Pak jawab Oji, kalau begitu ATM yang akan bapak masuki apa? ATM Bank atau ATM indomaret, Tanya Fendy. ATM Bank pak jawab Oji, Wah jangan Pak kalau bisa cari ATM di Indomaret aja pak supaya kode yang akan saya transfer nanti ke rekeningnya bapak tidak diketahui oleh orang lain. Oji sudah mulai curiga atas arahan Fendy. Iya menyakan kembali apa dana Rp 2.000.000 sudah diisi? Oji hanya bilang sudah tapi hanya berspekulasi, kalau begitu silahkan pak ke ATM aja sekarang untuk mengambil uang terima kasih saya atas bapak menemukan berkas saya. Iya jawab kembali Oji, kalau begitu nanti di dalam ATM hubungi saya ya Pak. Iya jawab Oji. 20 menit kemudian Fendy menelfon balik namun Oji tidak ke ATM, Apa sudah di dalam ATM itu Pak, Dengan penuh curiga Oji hanya bilang Iya, Oke kalau begitu silahkan mnasukkan ATMnya Pak, iya sudah jawab Oji, kalau begitu silahkan masukkan PINnya Pak, Sudah jawab Oji, namun fendy Tanya kembali bapak tidak di ATM ini karena banyak suara ayam hingga pembicaraan ditutup….

Nah dari kronoligi pembicaraan diatas kita bisa menggambil kesimpulan bahwa modus yang dilancarkan oleh si Penipu tersebut hanya :
1. Berkas yang sengaja dibuang.
2. Cek yang di dalam berkas Bukan asli.
3. Sertifikat hanya Scan yang mengatas namakan perusahaan
4. Arahan ke ATM agar tidak adanya Satpam jika di ATM Indomaret, ketika ke ATM Bank ada Securitynya.
5. Arahan ke ATM hanya ingin mengetahui nomor PIN ketika kita terburu-buru dan kalang kabut.
Mungkin informasi yang sederhana ini bisa membantu untuk mengantisipasi dengan adanya modus pelaku penipuan yang dapat merugikan masyrakat.

 

Kategori:Berita, Uncategorized
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: