Archive

Arsip Penulis

KESEMPATAN BERKARIR

 “Tanpa harus meninggalkan pekerjaan rutin” (Penghasilan jutaan setiap bulan hanya  dlm 3 bulan )                      ‎
‎ PT.AJ CAR -Salim Grup

(grup  konglomerat terbesar di Indonesia)  

Perusahan Resmi di bawah naungan pemerintan, terdaftar & di awasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan)

membuka KESEMPATAN BERKARIR bagi masyarakat di seluruh Indonesia.
Untuk info hubungi kontak yang tertera. 

​*Kenapa Seorang Mayit Memilih “BERSEDEKAH” Jika Bisa Kembali Hidup ke Dunia?*

__________________________
Sebagaimana firman Allah:
 رَبِّ لَوْلَا أَخَّرْتَنِي إِلَى أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ
*”Wahai Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda [kematian]ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah…”* {QS. Al Munafiqun: 10}
Kenapa dia tdk mengatakan,

*”Maka aku dapat melaksanakan umroh”* atau

*”Maka aku dapat melakukan sholat atau puasa”* dll?
Berkata para ulama,

*Tidaklah seorang mayit menyebutkan “sedekah” kecuali karena dia melihat besarnya pahala dan imbas baiknya setelah dia meninggal…*
Maka, perbanyaklah bersedekah, karena seorang mukmin akan berada dibawah naungan sedekahnnya…
Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam bersabda,
*“Setiap orang akan berada di bawah naungan sedekahnya, hingga diputuskan perkara-perkara di antara manusia.”* (HR. Ahmad) 
Dan, bersedekah-lah atas nama orang-orang yg sudah meninggal diantara kalian, karena sesungguhnya mereka sangat berharap kembali ke dunia untuk bisa bersedekah dan beramal shalih, maka wujudkanlah harapan mereka…
Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha bahwasanya ada seseorang mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian dia mengatakan,
*“Wahai Rasulullah, sesungguhnya Ibuku tiba-tiba saja meninggal dunia dan tidak sempat menyampaikan wasiat padaku. Seandainya dia ingin menyampaikan wasiat, pasti dia akan mewasiatkan agar bersedekah untuknya. Apakah Ibuku akan mendapat pahala jika aku bersedekah untuknya?* Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, *“Iya”*. (HR. Bukhari & Muslim) *
Dan, biasakan, ajarkan anak-anak kalian untuk bersedekah…
Dan sedekah yg *”paling utama”* saat ini adalah; menyebarkan tulisan ini dengan niat sedekah.
Karena siapa saja yg mempraktekkan isi tulisan ini, dan mengajarkannya untuk generasi berikutnya, maka pahala-nya akan kembali kepada anda..insya Allah_
َْآمِّيْن…آمِّيْن… يَا رَبَّ الْعَالَمِين
Oleh:

*Syeikh Maher al’Mueaqly hafidzahullah* 

[Imam Masjidil Haram]

Kategori:Agama Tag:,

Seribu Langkah Namun Diawal yang paling Sulit 

Saat di awal perjuangan bersama 3i Networks mininal sehari cerita kepada 2 orang baik tentang manfaat produknya ataupun peluang bisnisnya… 

Banyak penolakan, hinaan, cibiran… 

Atau bahkan tiada tanggapan sama sekali. 

Semua saya lewati dengan lapang dada…

Mau gabung ayoook, nggak ya sudah… 

3 tahun berlalu, kini banyak dari mereka yang mencoba untuk lebih tau secara lengkap tentang 3i networks… 

Minta diprospek lagi… 

Lewat WA, inbox, telp, ngajak ketemu dll… 

Apakah ini yang disebut “Buah Kesabaran… 

Kategori:CAR 3i Networks

JANGAN LUPA MENABUNG

 

Semata untuk masa depan, diri sendiri juga keluarga. Mungkin saat ini Tuhan, masih melimpahkan kemudahan rejeki dan alur bisnis yang tiada henti. Tenaga masih kuat dan juga tubuh yang sehat…

Akan tetapi, alangkah lebih bijaknya justru dengan kemudahan dan keadaan yang sangat memungkinkan kita cerdas dalam mengelolanya.

Sebab kita tidak akan pernah tahu rencana Tuhan sepanjang sisa hidup kita kedepan. Cinta itu tidak semata bicara kata juga perhatian saat ini, dengan limpahan materi. Tapi cinta juga dapat mewujud dalam sebuah buku polis. Yang anda telah persiapkan dengan niat ikhlas. Polis adalah “cinta tulus” anda untuk keluarga sepanjang masa.

Salam Cinta Untuk Keluarga
Go Crown!

Kategori:CAR 3i Networks

Diproteksi: TU

25 Agustus 2016 Masukkan password Anda untuk melihat komentar.

Konten ini diproteksi dengan password. Untuk melihatnya cukup masukkan password Anda di bawah ini:

Kategori:Arsip, Uncategorized

Beri tanda tanya?

Mengenal sesuatu bukan hanya bisa dilihat dari luarnya saja, menarrik betul ketika mengenal insan manusia yang sungguh ciptaan yang begitu sempurna. kesempurnaan ciptaan ini sungguh kesyukuran kepada kta sebagai manusia.

Mengenal manusia sebenarnya cukup rumit ketika tidak memahami apa yang seharusnya kita ingin ketahui, lebih-lebih jikalau memang tidak pernah ada niat untuk mempeljarinya.

Salah satu tanda tanya besar ketika manusia tidak sama dengan apa yang ada, karena kodrat manusia adalah sama, yang bisa membedakan dari semuanya hanya pola fikir yang dibumbuhi dengan pengalaman yang dipagari dengan hati yang bersih.

Yang merubah manusia hanyalah hasyrat nafsu dalam dirinya, ketika pikiran disimpan di matanya, atau pikirannya disimpan di telinganya. lebih jua ketika pikirannya ada di mulut oraang.

Mari bertarung dalam konsep kehidupan semangat melangkah mewujudkan citra kita sebagai hamba yang mampu memberikan sedikit manfaat kepada sesama, hilangkan tanda tanya sebagai manusia yang bukan manusia, bagaimana kita seharusnya menjadi manusia sebenarnya.

 

 

LANDASAN TEORI

Teori adalah alur logika atau penalaran, yang merupakan seperangkap konsep, definisi, dan proposisi yang disusun secara sistematis.

Jadi teori memuat:

– Konsep

– Definisi

– Proposisi

Secara umum fungsi dari teori adalah untuk:

  1. Menjelaskan (explanation) ruang lingkup variable-variabel yang akan diteliti.
  2. Meramalkan (prediction), yaitu menyusun hipotesis dan menyusun instrumen penelitian
  3. Pengendalian (control), yaitu membahas hasil penelitian dan memberikan saran.

Oleh karena itu seorang peneliti harus membaca buku-buku dan penelitian-penelitian yang berkaitan dengan penelitian yang dilakukannya. Sumber-sumber bacaan dapat berbentuk buku teks, kamus, ensiklopedia, jurnal ilmiah dan hasil penelitian. Membaca buku adalah prinsip berfikir deduktif, sedangkan membaca hasil penelitian adalah prinsip berpikir induktif. Sumber bacaan yang baik memenuhi tiga criteria, yaitu relevansi, kelengkapan, kemutakhiran (kecuali penelitian histories).

Deskripsi Teori

Dalam penelitian, dekripsi teori merupakan uraian yang sistematis tentang teori dan hasil penelitian yang relevan dengan variable yang diteliti. Bila dalam suatu penelitian terdapat tiga variabel independent dan satu variable dependen maka kelompok teori yang perlu dideskripsikan ada empat kelompok teori.

Contoh judul penelitian: Pengaruh Tingkat IQ, motivasi orang tua, dan lingkungan belajar terhadap Kesuksesan anak didik dalam menyelesaikan tugas akhir.

Maka kelompok teori yang harus dideskripsikan adalah tingkat IQ, motivasi, lingkungan belajar, dan tingkat kesuksesan menyelesaikan tugas akhir. Juga harus dideskripsikan tentang hubungan variable independent dengan variable dependen.

Langkah-langkah dalam melakukan pendeskripsian teori:

  1. Tetapkan variable yang akan diteliti
  2. Cari sumber bacaan
  3. Lihat daftar isi, cari dan pilih topic yang relevan dengan variable yang diteliti

  1. Cari definisi setiap variable, bandingkan antara sumber yang satu dengan sumber yang lain. Pilih definisi yang paling sesuai dengan penelitian yang akan dilakukan atau membuat kesimpulan dari beberapa definisi.
  2. Baca seluruh isi topic sesuai variable yang akan diteliti
  3. Deskripsikan teori-teori yang telah dibaca dengan bahasa sendiri. Sumber yang dikutip harus dicantumkan.

Kerangka Berfikir

Kerangka berfikir merupakan model konseptual tentang bagaimana teori berhubungan dengan berbagai factor yang telah diidentifikasi sebagai masalah yang penting (Sekaran, 1992).

Kerangka berfikir harus menjelaskan pertautan secara teoritis antar variable yang akan diteliti. Jadi harus dijelaskan hubungan antara variable independent dan variable dependen, dan jika ada kedudukan variable moderator dan intervening dalam penelitian.

Kerangka berfikir perlu dikemukakan apabila dalam penelitian tersebut berkenaan dua variable atau lebih.

Kriteria utama agar suatu kerangka pemikiran dapat meyakinkan sesame ilmuwan adalah alur pikiran yang logis dalam membangun suatu kerangka berfikir yang membuahkan kesimpulan berupa hipotesis.

Kerangka berfikir yang baik adalah:

  1. Variabel-variabel yang diteliti harus jelas
  2. Diskusi dalam kerangka berfikir harus menjelaskan hubungan/pertautan antar variable yang diteliti dan teori yang mendasari
  3. Diskusi harus dapat menunjukkan dan menjelaskan apakah hubungan antar variable itu positif atau negative, berbentuk simetris, kausal, atau interaktif (timbale balik)
  4. Kerangka berfikir tersebut dinyatakan dalam diagram (paradigma penelitian), sehingga mudah dipahami.