Pendidikan tinggi bukan jaminan

Anak-anak yang putus sekolah tidak selalu kehilangan harapan untuk sukses di masa mendatang. Sebanyak 54 persen dari kelompok kewirausahaan yang diamati oleh tim peneliti, ternyata bisa menjalani usahanya dengan sukses meski tanpa gelar akademis menyertainya. Contoh nyata lainnya adalah Mark Zuckerberg yang diketahui pernah di-drop out (DO) dari Harvard University di AS pada tahun keduanya untuk memulai usahanya mengembangkan Facebook.

Dari hal ini kita tidak bisa menjesnifikasi seseorang ketika pendidikan mereka tidak terlalu tinggi karena biar bagaimana segalanya tergantung pada citra dirui mereka masing-masing individu yang jelas bahwa segalanya adalah merupakan bagaimana usaha mereka untuk menemukan kesuksesaanya sehingga apa yang mereka dapatkan merupakan hasil dari jerih payahnya.

Menurut hal ini adalah memang tepat karena kita tidak bisa melihat bagaimana seseorang akan menilai diri mereka menjadikan ia memperoleh sukses yang luar biasa di banding dengan orang-orang pada umumnya memperoleh pendidikan tinggi.

Iklan

RESEP CESPLENG MENULIS BUKU BEST SELLER

resep-cespleng-menulis-buku-best-sellerJudul: RESEP CESPLENG MENULIS BUKU BEST SELLER
Jurus Jitu Menulis Buku Laris Untuk Orang Sibuk Seperti Anda
Oleh: Edy Zaqeus
ISBN: 979-3574-15-1
Terbit: Cetakan I-II, September 2005
Penerbit: Gradien – Yogyakarta
Ukuran: 11 x 18 cm, 184 hlm
Harga: Rp 28.000,-

* Beredar Oktober 2005 di seluruh toko buku terkemuka di kota Anda. Untuk buku dengan tanda tangan dan ucapan khusus dari penulisnya, pesan langsung dengan menghubungi Hp: 08159912074 atau email: edzaqeus@gmail.com.

Buku pertama dan satu-satunya yang memotivasi orang untuk menulis buku best seller. Siapa pun Anda, sesibuk apa pun Anda, dan apa pun latar belakang Anda, menulis buku best seller bukanlah impian semata. Buku ini menyediakan resep, kiat-kiat, dan alat untuk mewujudkan impian Anda.

KATA PENGANTAR OLEH JENNIE S. BEV

Dengan jumlah penduduk lebih dari 200 juta orang dan angka melek huruf (literacy) yang tinggi, yaitu sekitar 86%, Indonesia semestinya merupakan ladang penerbitan buku yang sangat subur. Sayangnya, profesi penulis seringkali dipandang sebelah mata karena kurang menjanjikan penghasilan tetap, serta ada beberapa miskonsepsi tentang kegiatan tulis-menulis yang kurang memberikan manfaat bagi perkembangan perbukuan di Indonesia.

Sebagai perbandingan, di Amerika Serikat dalam satu tahun terbit sekitar 75 ribu buku. Di Indonesia, kelihatannya hanya sekitar 10% dari jumlah ini atau bahkan kurang (data soal ini masih diperdebatkan). Padahal, antara Indonesia dan Amerika jumlah penduduknya bisa dibilang sama-sama melampaui 200 juta (data 2004: penduduk AS 294 juta dan Indonesia 238 juta). Tentu saja ada variabel lain yang menyebabkan angka seperti ini, antara lain rendahnya daya beli dan kultur senang membaca yang semestinya lebih digiatkan lagi di Indonesia.

Selain itu, ada beberapa miskonsepsi mengenai profesi penulis. Seperti, adanya mitos bahwa kegiatan menulis itu sulit sekali dan memerlukan bakat yang luar biasa (untuk buku-buku genre tertentu). Ada lagi mitos bahwa seseorang hanya pantas menjadi penulis kalau sudah mencapai tahap tertentu dalam karir (untuk buku-buku profesi dan akademis). Bahkan ada yang membayangkan bahwa menulis adalah suatu pekerjaan super istimewa yang hanya pantas dijalankan oleh orang-orang eksentrik super kreatif (untuk buku-buku literatur), atau orang-orang idealis yang gemar berpetualang (untuk buku-buku reportase).

Apa pun miskonsepsi yang menghambat profesi tulis-menulis di Indonesia, sudah saatnya kita melihat dengan jernih seperti apa sebenarnya proses penulisan buku yang efektif dan efisien. Siapa pun Anda, sepanjang Anda bisa baca tulis, Anda pasti bisa menjadi penulis. Ingat “there are all kinds of writers and all kinds of readers” . Dengan demikian, kita bisa dengan jelas melihat potensi dari profesi yang sangat menjanjikan ini.

“Resep Cespleng Menulis Buku Best Seller” secara gamblang memberikan tips, tricks dan bahkan tools yang mungkin tidak terpikirkan oleh pembaca umumnya, supaya bisa menulis ala profesional dan menerbitkan buku best seller yang luar biasa. Jalur-jalur penerbitan yang sebelumnya mungkin kurang diperhitungkan juga dibahas dengan sangat gamblang, dalam satu-satunya buku berbahasa Indonesia, yang mengajarkan bagaimana setiap orang yang bisa baca tulis mempunyai potensi untuk menjadi penulis best seller.

Sebagai seorang penulis perantauan yang telah membedah lebih dari 1.200 buku, menerbitkan 20 buku, dan lebih dari 900 artikel di mancanegara, saya sangat terkesan dengan resourcefulness penulis Edy Zaqeus dalam memaparkan rahasia sukses penulis-penulis best seller, serta tahap-tahap penulisan yang dapat dengan mudah dijalankan oleh penulis pemula. Kunci dari keberhasilan buku ini dalam membangunkan the sleeping writer in all of us adalah “best seller mindset” yang sudah mendarah daging di dalam diri Edy Zaqeus, seorang best-selling author.

Jika Anda masih termakan oleh mitos-mitos soal menulis dan menjadi penulis, sudah saatnya Anda membuang hal-hal tersebut. Saya sendiri adalah saksi hidup bahwa menulis itu gampang dan mencari nafkah dari menulis tidak kalah hasilnya dibandingkan dengan profesi lainnya. Kalau Edy, saya, dan banyak penulis lainnya bisa hidup nyaman dari menulis, mengapa Anda tidak? Intinya hanya satu: membangunkan sang penulis yang sedang tidur di dalam diri kita semua.

Salam,
Jennie S. Bev
San Francisco Bay Area,
California, USA

Endorsement ini ditulis oleh Jennie S. Bev, seorang penulis, konsultan, educator, entrepreneur dan finalis 2003 EPPIE Award (USA) for excellence in electronic publishing under non-fiction how-to category. Baca perjuangan dan prestasinya di JennieSBev.com.

PUJIAN UNTUK BUKU INI

“Ini buku ‘gila’ karena menantang orang sibuk untuk membacanya dan kemudian belajar menulis …. Hanya kaum pemberani yang akan menerima tantangan Bung Edy kali ini.”
Andrias Harefa, Penulis Buku-buku Best Seller

“Luar biasa! Bawalah buku ini pulang dan baca! Temukan idenya dan hal-hal baru di buku ini! Setelah itu saya akan menemukan karya Anda … beredar di toko-toko buku.”
Hari Subagya, Penulis Best Seller: Time To Change

“Kalau selama ini Anda berpikir ingin menulis buku tapi belum terwujud… jangan lewatkan buku ini. Anda pasti menemukan semua kiat yang bisa membantu Anda menjadi seorang penulis best seller.”
Andrew Ho, Penulis Best Seller: Highway to Success

“Saya dapatkan inspirasi dan banyak masukan berharga. Salut! Buku ini wajib dibaca para penulis pemula maupun penulis best seller.”
Adi W. Gunawan, Penulis Best Seller: Born to Be Genius
dan Genius Learning Strategy

“Gila… saya benar-benar nggak nyangka kalau menulis buku itu begitu mudah …. Pembaca sangat dirangsang untuk menulis.”
Ade Tri Marganingsih, Redaksi Majalah Matabaca

“Selesai membaca, saya sadar betapa ‘bahayanya’ buku ini. Dari kiat-kiatnya, buku ini bakal mencetak para pengarang best seller baru yang akan ‘membahayakan’ eksistensi pengarang-pengarang sebelumnya.”
Ignatius Kristanto, Litbang Kompas

“Buku ini sangat otoritatif, karena Edy Zaqeus adalah penulis best seller. Dengan buku ini dia tengah mengukir brand baru, bukan sekadar penulis best seller tetapi guru dalam bidang itu.”
Her Suharyanto, Motivator Personal Branding

“Tidak ada seorang pun yang tidak salut kepada para penulis buku, apalagi penulis buku best seller. Karena itu, jangan buat naskah yang biasa-biasa saja, harus jadi luar biasa! Dan buku ini akan memandu jalan Anda. Luar biasa gagasan dan gaya penulisannya…menarik!”
Bambang Trim, Praktisi Perbukuan

“Judul buku ini sangat ‘menjual’ dan menantang. Produk bagus isinya pasti bermutu dan ini disajikan Edy Zaqeus dalam bahasa yang ringan. Buku ini layak dijadikan panduan bagi kaum profesional yang sibuk tapi ingin menulis buku.”
David S. Simatupang, Redpel Majalah MARKETING

#jumlah-penduduk, #kata-pengantar, #ladang, #penerbitan-buku

Puasa harus tetap semangat

Salam ph, apa kabar semua semoga segala aktifitas kita semua senantiasa diberkahi oleh Allah SWT Aamiin. Pada kesempatan ini isinkan saya untuk membagikan info penting yang sangat brmanfaat menjelang waktu berbuka puasa ini, yakni memperbanyak doa untuk memohon ampunan dan impian agar kita senantiasa selamat dunia akhirat amin. Dalam tulisan singkat ini semoga puasa kita senantiasa di terima oleh Allah pada hari ini. Dan jagan lupa selalu semangat dan sabar dalam menjalangkan ibadah kepada Allah SWT. Oke selamat sore semua sukses semua.

Puasa harus tetap semangat

Salam ph, apa kabar semua semoga segala aktifitas kita semua senantiasa diberkahi oleh Allah SWT Aamiin. Pada kesempatan ini isinkan saya untuk membagikan info penting yang sangat brmanfaat menjelang waktu berbuka puasa ini, yakni memperbanyak doa untuk memohon ampunan dan impian agar kita senantiasa selamat dunia akhirat amin. Dalam tulisan singkat ini semoga puasa kita senantiasa di terima oleh Allah pada hari ini. Dan jagan lupa selalu semangat dan sabar dalam menjalangkan ibadah kepada Allah SWT. Oke selamat sore semua sukses semua.

ITULAH PILIHAN

Salam PH, Era globalisasi ini memberikan kita pilihan dari sudut pilhan itulah akan mempengaruhi kecenderungan kita dalam menilai arus dan proses kita dalam mengambil sebuah pilihan hidup. Sebuah kata pilahan ataukah desakan yang memaksa diri kita untuk terus berpaju dalam melontarkan dan kesanggupan kita untuk menetralisir keadaan kita yang kini aturan yang dikeluarkan oleh pihak pemerintah yang mempengaruhi kehidupan di negeri ini, hanya kita sendiri yang dapat menentukan nilai dan harga diri kita sendiri karena yakin dan percaya begitu banyak kebahagiaan yang kita harapkan didalam kehidupaan ini.

Tapi dengan bergulirnya kencenderungan hidup semakin memaksa kita untuk mementukan pilhan hidup dengan bergantungnya biaya hidup semakin memaksa kita dalam melakukan dan menetralisir kesanggupan kita, ala kadarnya dimensi sosial yang kadang menina bobokkan akan kehidupan kita memaksa pula untuk mencari sebuah aktifitas kehidupan, hinaan dan cacian di sekeliling kita pun sangatlah tak pedas di telinga kita dengan tak berdayanya anda untuk mendapatkan sebuah pekerjaan yang layak untuk diri kita.

Kebijakan-kebijakan pemerintah punkian mewarnai seni para pencari kerja dengan moratorium penerimaan CPNS yang bergulir dua tahun terkhir memaksa para pencari kerja untuk membantir stir ke berbagai instansi yang layak untuk menerimanya. Dari sudut inilah sebagian yang lain berpaju tangan yang menganut para konsep kerangka berfikir para manusia awan yakni dengan predikat pegawai negeri sipil tatanan kehidupan kita saking terpenuhi, angka derajat di masyrakat tinggi,sebuah konsep lama yang tak tahu arah “Anda tidak dapat bergerak bebas, berbicara dengan bebas, bertindakdengan bebas menjadi bebas kecuali anda merasa nyaman dengan diri anda. Dalam pemilihan rana karir khusus bagi PNS timbul dalam rana pemikiran kita bagi yang sudah mengegeluti PNS sebuah pertanyaan sederhana adakah kebebasan didalammnya ??? Mungkin yang bisa menjawabnya adalah khalayak yang merasa karirnya berkecimpung Pegawai negeri sipil.
Itulah berbagai pilihan jalan finansial yang bisa dipilih orang. Sayangnya kebanyakan orang memilih jalan keamanan pekerjaan. Ketika perekonomian mulai gonjang, mereka sering semakin berpengang pada keamanan pekerjaan. Yang berakibat akhirnya mereka menghabiskan seumur hidup mereka disana.
Sebuah irama pilihan kehidupan masing-masing memaksa untuk terus berfikir karena berfikir adalah pekerjaan yang tersulit di dunia, itulah sebabnya hanya sedikit orang yang melakukannya. Tapi kebanyakan diantara kitamasih dalam tahap bagaimana hasil pemikiran orang yang saya kerjakan hingga ketakutaaan yang mereka dapat ketika tidak mengaju kepada sandran orang kemandirian akan diri mereka kian di ragukan lagi hingga potensi yang ada dalam diri mereka diabaikan seakan seni untuk melihat sisi positif untuk membuka lebar kehidupan ini suram.
Saat sekarang ini kearusan saya dalam memilih sebuah kecocokan pekerjaan yang membuat diri ini mersa nyaman dan bebas akan keterpaduan dari berbagai pemikiran orang lain dari segi aktifitas mereka membuat saya terus menggali bagaimana keberadaan ini membuat diri ini mampu bahagia dari segi jasmani dan rohani untuk kebanyakan orang keberhasialan yang nantinya akan aku dapat semuanya hanya untuk orang banyak terutama bagi orang-orang yang khusus membutuhkan segelintir pertolongan ketika Tuhan meridhoi langkah kaki dan uluran tangan ini untuk berbuat yang lebih baik di sisa umur ini yang diberikan olehnya, karena dari segi proses yang saya alami ada berbagai titik dan pokok yang selalu menganjal dari pikiran ini hanya melihat dari segi finansial semata keherangan yang terjadi dari dalam diri inilah memaksa terus berfikir dan mencaari hingga bertindak yang sesuai pengharapan yang sekarang ini masih tetap konsisten untuk mencari kecocokan soal pekerjaan, Pernah saya melintasi sebuah pusat kesehatan dan rumah-rumah sakit yang ada di sekekiling saya, kenapa dalam benak saya terlintas bahwa tenaga kesehatan yang bekerja di instansi PKM itu begitu antusiasnya dalam melakukan dan tanggung jawabnya. Seluk beluk dari status mereka ada yang pegawai negeri sipil, honor dan tenaga mangang adapun praktek. Dari segi tugas pun dibagi rata sesuai jobnya masing-masing pengaturan dan kelancaran dari pelayanan mereka kepada masyrakat yang berkunjung dan datang berobat dilayani semestinya.
PNS itu memiliki tanggung jawab terhadap Pancasila, UUD 1945, dan kesejahteraan rakyat. “Dengan menyandang status PNS bukan berarti bisa seenaknya. Sebaliknya, PNS mengemban tugas dan tanggung jawab yang berat, yakni sebagai abdi masyarakat,” Untuk menjamin agar setiap Pegawai Negeri Sipil selalu berupaya terus meningkatkan kesetiaan ketaatan, dan pengabdiannya tersebut, ditetapkan ketentuan perundang-undangan yang mengatur sikap, tingkah laku, dan perbuatan Pegawai Negeri Sipil, baik di dalam maupun di luar dinas.
Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil
Dalam rangka usaha membina Pegawai Negeri Sipil yang bersih, jujur, dan sadar akan tanggung jawabnya sebagai unsur aparatur Negara dan abdi masyarakat maka setiap Pegawai Negeri Sipil wajib mengangkat Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil.
keharusan mereka untuk bekerja sesuai dengan tanggun jawab mereka kini mereka limpahkan kepada tenaga honor dan magang untuk melalkukan pekerjaannya dan bahkan semuanya dilimpahkan ke tenaga non PNS dari sinilah terbelik sebuah kata sungguh enak jadi PNS Kesehatan. Tenaga honor dan magang pun menerimanya denga berbagai alasan ada yang mengatakan untung ada yang bisa saya kerja, adapun yang mengatakan kegembiraannya akan mengelola tugas yang diberikan. Di tinjau dari segi tanggung jawab adalah seharusnya tenaga PNS yang seharusnya dominan dalam melaksanakan tugas itu tapi karena hanya dilimpahkan bagi tenaga nono PNs Itu semata-mata mereka mengerjakan tugas dari PNS tersebut lantaran bagai mana melihat dari sisi keberhasilan sebuah program dan tugas mereka yang di amanahkan, entah berhasil apa tidak. Bukankah dalam melihat sebuah beckround PNS itu sudah di uji dari mental dan SDM mereka agar cakap melaksanakan tugas mereka tapi realitas hanya di berikan beban para tenaga non PNS kini bagai kata kelinci-kelinci percobaan ironis memang tapi inikah yang kita harapkan dari kemampuan yang kita gali dari sekian tahun bergelut sesuai dengan jurusana masing-masing, harkat dan martabak pendidikan pun tertindas didalam sebuah lingkup pekerjaa ini, dari sudut pendidikan D3 yang berstatus PNS melimpahkan tugas mereka ke status pendidikan S1 yang nono PNS, alangkah lucunya. apakah ini sebuah pilihan ? apakah ini sebuah pengabdian? Apakah ini sebuah penghormatan harga diri dan harga status pendidikan ? semuanya mungkin anda yang harus menjawabnya.
Kendati dengan hal penopang hidup menjalar pula pada persepsi intensif yang diberikan pada tenaga non pns tersebut yang hanya terus bekerja kendati tak di berikan sebuah upah untuknya, sungguh tragis dari perjuangan para sahabat PH yang hanya megajukan dan mengabdikan diri untuk mencari segelintirperjuangan hidup. “ Kalau anda berpotensi menghasilkan kenapa anda berpangku tangan pada hal yang tak pasti “ mungkin inilah kata bijak yang mungkin bisa membantu anda karena katanya sebuah pengalaman dan berniat untuk bisa diangkat sebagai tenaga pegawai negeri sipil yang tidak tahu menahu kini sebagia ladang bisnis pula, bukan rahasia lagi.
Satu keuntungan hidup di negara bebas adalah kebebasan menentukan pilihan. Menurut pendapat saya, ada dua pilihan besar… pilihan akan rasa aman dan pilihan akan kebebasan. Kalau anda memilih rasa aman, ada harga mahal yang harus di bayar untuk rasa aman itu dalam bentuk pajak dalam jumlah besar dan pembayaran bunga yang menyakitkan. Kalau memilih kebebasan, maka anda perlu mempelajari keseluruhan permainan lalu memainkannya. Terserah anda mau memilih permainan yang mana.

#kebijakan-pemerintah, #pegawai-negeri-sipil, #pencari-kerja, #tak-tahu

Latihan Menulis dan Mendapatkan Uang Dollar ($)

Mimpinya menjadi seorang penulis adalah mimpi setiap orang, sebab yang pertama terbayang adalah karya yang dibaca oleh setiap orang serta tercantumnya nama penulis. Sungguh suatu prestasi yang sangat gemilang dan mendapat begitu banyak pujian dari berbagai lapisan masyarakat.
Namun bagaimana untuk mencapai satu keberhasilan tersebut? Kerja keras, adalah jawaban yang paling mudah dan sederhana. Namun untuk mewujudkannya, menjadi seorang pekerja keras untuk mencapai keberhasilan hingga menghasilkan sebuah tulisan yang dapat dibaca oleh lapisan masyarakat bukanlah hal yang paling mudah.

Akan tetapi masih banyak cara untuk menjadi seorang penulis, yakni latihan menulis dan mendapatkan uang dolar. Mustahil, itu yang pertama yang terucap pada saat membaca judul dari tulisan ini.

Namun saya mengatakan, tidak ada yang tidak mustahil. Jika Anda pernah membaca sebuah tulisan, baik itu berupa artikel atau buku, sudah saatnya Anda untuk memulai proses belajar menulis dengan membuat sebuah ringkasan yang berkisar antara 300 kata hingga sampai 600 kata. Caranya bukan dengan memindahkan isi dari tulisan asli, tetapi dengan cara menulis sesuatu yang sedikit menyerupai dari isi tulisan asli, baik dari berupa artikel maupun sebuah buku.

Lalu dimana Anda akan menulis dan mendapatkan uang dolar???  Kemudian daftarkan identitas Anda, lalu klik Tulis. Mulailah latihan menulis ringkasan dari berbagai artikel atau buku maupun menuliskan ide-ide brilyan yang dapat anda suguhkan kepada pembaca dunia maya. Nah untuk memulainya coba dech daftarkan diri anda di sini

Lisensi Tahun baru

Konon, perayaan pertama tahun baru ini dilakukan oleh bangsa babylonia sebelum masehi (SM). Bangsa ini merayakanya pada tanggal 23 maret, karena saat itu adalah mulainya musim semi dimana lahan siap ditanami. Tahun baru 1 januari adalah warisan dari julius caesar, pada tahun 46 SM, ketika ia menciptakan sistem kalender baru. Kata januari sendiri berasal dari kata janus, nama dewa yang digambarkan memiliki 2 wajah, satu melihat ke depan, dan satu melihat kebelakang.

Tahun baru ini kemudian tidak selalu jatuh pada tanggal 1 januari, namun pernah diubah menjadi tanggal 25 Desember, kemudian tanggal 25 Maret, dan akhirnya pada abad ke 16 umumnya negara-negara barat telah menggunakan sistem penanggalan gregorian menjadi 1 januari sebagai Tahun Baru.

Kebanyakan orang di masa silam atau kaum pagan, penyembah berhala, memulai tahun yang baru pada hari panen. Mereka melakukan kebiasaan untuk meninggalkan masa lalu dan memurnikan dirinya untuk tahun yang baru. Orang persia kuno mempersembahkan hadiah telur sebagai lambang produktivitas. Orang romawi kuno saling memberikan hadiah potongan dahan pohon suci.

Belakangan mereka saling memberikan kacang atau koin lapis emas dengan gambar dewa janus. Orang-orang romawi mempersembahkan hadiah seperti itu. Para pendeta keltik memberikan potongan dahan mistletoe, yang dianggap suci, kepada umat mereka, Pada tahun 457 masehi gereja melarang kebiasaan ini yang dianggapnya merupakan kebiasaan kafir.

Sekalipun tahun baru merupakan hari suci umat kristiani, namun perayaan tersebut telah bergesar menjadi tradisi sekuler, seperti di Amerika serikat misalnya, kebanyakan perayaan makam tahun baru, dilakukan dengan melakukan kongkow di pub, bar, tempat hiburan serta pesta-pestat dan ada pula pesta semacam orgyparty dan sebagainya.

Pengaruh budaya luar tersebut begitu terasa seperti yang terjadi di jakarta, malam tahun baru adalah panorama hidup yang sarat desonansi. Ditengah hingar-bingar, menghampar, menggeliat, mendenyutkan banyak peristiwa. Pusat-pusat hiburan menggeliat menawarkan romantisme dan meng-hidupkan atmosfir kemayaan dengan segala bentuk menifestasinya. Menghamburkan uang adalah perkara sepele bagi pemanjaan selera. Ada mabuk-mabukan, ekstasi,seks,judi, dan entah apa lagi. Belum lagi penghamburan BBM, berapa juta liter bensin yang terbuang percuma saat kemacetan merayap di jalan ibukota. Apakah memang kita harus melakukan yang demikian….. ?

Kalaupun kita turut serta, seharusnya hal itu menjadi PENGINGAT pentingnya waktu, dan menjadi momen muhasabah, renungan diri, introspeksi (tafakur) bukan malah menjadikan malam retrospeksi. Imam Syahid Hasan Al-Banna berkata, ” Siapa yang mengetahui arti waktu berarti mengetahui arti hidup, sebab waktu adalah kehidupan itu sendiri” mudah-mudahan di tahun-tahun mendatang kita sebagai kaum muslim, setidaknya bisa mengingatkan diri kita sendiri, anak-anak kita termasuk karib kerabat untuk tidak larut dalam perayaan tradisi sekuler kaum paganisme, yang mengarah untuk kembali pada zaman jahiliyah. AMIN ya Robbal alamin.

Sumber : http://id.shvoong.com/WebAgents/Redir.aspx?wID=5&tURL=http://id.shvoong.com/social-sciences/education/2346119-lisensi-tahun-baru/