Arsip

Posts Tagged ‘pengasih’

DOA TAUBAT

Assalaamu alaikum warahmatullaahi wabarkaatuhu.

Sahabatku tdk jenuh jenuhnya selalu kuingatkan diri ini & kalian menjelang rehat ini untuk sungguh sungguh bertaubat. Sungguh, tdk ada hal yg harus disegerakan dari semua yg harus disegerakan sebelum mati tiba selain SEGERA BERTAUBAT & MOHON AMPUNAN ALLAH.

Bacalah DOA TAUBAT ini dg penghayatan lalu aminkan dg keyaqinan, “Ya ALLAH pujian u MU seluas langit & bumi, hanya ENGKAU terpuji Ya ALLAH, hamba berterimakasih pdMU yg telah memberi KESEMPATAN hamba bertaubat, ya ALLAH sampaikan sholawat salam u RasulMU yg mulia, klrg, & para sahabat yg menyertainya.

Ya Rabbana kami telah menzholimi diri kami dg byk berbuat ma’siyat, kalau ENGKAU tdk ampuni & rahmati kami, niscaya kami termasuk mahlukMU yg celaka, Ya ALLAH tdk ada sesuatupun tersembunyi dimatamu, alangkah malunya hamba, alangkah hinanya hamba, alangkah kotornya hamba, rasanya tdk pantas menyebut NAMAMU yg SUCI lagi MULIA, sementara hamba ini penuh dg lumuran dosa, tetapi ENGKAU dg RAHMATMU masih memberi KESEMPATAN hamba u berTAUBAT, Ya ALLAH Ya Rahman Ya Rahim Maha Pengasih Maha Penyayang Maha Menerima Taubat, terimalah taubat hamba, ampunilah seluruh dosa hamba, maafkan seluruh kesalahan hamba, HIJRAHKAN hamba menjadi hambaMU yg sungguh2 TAKUT pdMU & TAKUT DAHSYATNYA HARI PEMBALASAN…sungguh2 TAAT padaMU…sungguh2 MEMPERBAIKI DIRI…sungguh2 TIDAK MA’SIYAT LAGI…

Ya ALLAH, hamba ingin BAHAGIA SELAMA2 NYA DI AKHIRAT…ya ALLAH, kabulkan doa hamba…aamiin”. Jangan lupa sebelum tidur, berwudhu, berdoa, berzikir dan berazam u sholat malam. Kurehat dulu, sahabatku.

Iklan

DOA NUR (Cahaya)

Allahumaj’al li nuuron
Fi qol-bii wa nuuron
Fi qob-rii wa nuuron fi sam-ii wa nuuron
Fi ba-shorii wa nuuron
Fi sya’rii wa nuuron
Fi ba-sya’rii wa nuuron
Fi lah’mii wa nuuron
Fi damii wa nuuron
Fi ngiDhomii wa nuuron
Min baini ya day-ya wa nuuron
Min khol’fii wa nuuron
Ngan ya miinii wa nuuron
Ngan syimalii wa nuuron
Min fauqi wa nuuron
Min tahtii birohmatika yaa arhamarrohimin

Artinya :

“Ya Allah berikanlah cahaya di dalam hatiku, dan cahaya di dalam kuburku, dan cahaya pada pendengaranku, dan cahaya pada pengelihatanku, dan cahaya pada rambutku, dan cahaya pada kulitku, dan cahaya dalam dagingku, dan cahaya pada darahku, dan cahaya pada tulangku, dan cahaya dihadapanku, dan cahaya dibelakangku, dan cahaya dikananku, dan cahaya dikiriku, dan cahaya diatasku, dan cahaya di bawahku dengan belas kasihMU, sesungguhnya Engkau Tuhan Maha Pengasih“

Doa Nur banyak digunakan dalam prosesi Buka Aura dan selepas prosesi Ruwat Diri. Agar pancaran diri terlihat lebih cemerlang, berkharisma, berwibawa dan inner beauty memancar. Silahkan diamalkan jika dirasa bermanfaat.

Kategori:Doa Tag:, , ,

Orang-Orang yang Tidak Ditolak Doanya dan Cara Allah Mengabulkan Doa

a. Orang – Orang yang tidak ditolak do’anya

Didalam beberapa hadits diterangkan secara konkrit tentang orang-orang yang dikabulkan Allah do’anya (yang tidak tertolak do’anya) diantaranya :

1. Ibu Bapak untuk kebaikan dan keselamatan anak-anaknya, lebih-lebih ibu. Sering kali seorang ibu melontarkan kata-kata yang bernada do’a, mendo’akan kecelakaan buat anak-anak sehingga sangat besar akibatnya bagi anak.
2. Orang yang sedang berpuasa diwaktu akan berbuka.
3. Kepala negara (Pemimpin) yang adil, didasarkan kepada pengorbanan untuk kebahagian dan kemakmuran rakyatnya.
4. Orang yang teraniaya (madhlum) dalam segala bentuk kedhaliman (kesewenang-wenangan) dan perkosaan.
5. Musafir dengan niat dan tujuan yang baik, atau orang yang berdo’a dari jauh mendo’akan seseorang.
6. Anak shaleh yang mendo’akan kedua orang tuanya yang telah meninggal.

b. Cara Allah mengabulkan Do’a

Do’a itu kadang-kadang dikabulkan oleh Allah dengan memberikan apa yang kita mohonkan kepadaNya, dan kadang-kadang dengan menolak suatu bencana yang bakal menimpa kita, atau ditunda pemberiannya hingga diakhirat, itu semua menurut kehendak dan kebijaksanaan Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang kepada hamba-Nya.

Bersabda Rasulullah SAW. : “Tidak ada seseorang Muslim di muka bumi ini yang mendo’a memohonkan sesuatu kepada Allah, melainkan Allah mengabulkannya sebagaimana yang dimohonkannya, atau dipalingkan Allah daripadanya sesuatu kecelakaan selama ia tidak mendo’akan sesuatu yang mengandung dosa atau memutuskan silaturrahmi. Maka berkata seseorang ; Kalau begitu baiklah kami memperbanyak do’a. Jawab Nabi : Allah menerima do’a hamba Nya lebih banyak lagi. (H.R. Turmudzi).

Namun yang perlu kita sadari bahwa salah satu yang dapat membinasakan keampuhan do’a hingga akhirnya tidak terkabulkan adalah jika seorang hamba minta cepat-cepat diperkenankan dan menganggap lambat dikabulkannya dengan berkeluh kesah, hingga akhirnya ia tidak berdo’a. Orang seperti ini adalah bagai orang menyemaikan benih atau menanamnya. Setiap saat ia rawat dan siram, lalu karena ia tidak sabar menunggu tumbuh dengan sempurna, ia tinggalkan dan tidak diperlukannya lagi.

Dalam Shahih Bukhari disebutkan sebuah hadits dari Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah SAW. bersabda : “Salah seorang dari kamu akan dikabulkan do’anya selama ia tidak tergesa-gesa, yaitu dengan berkata : “Aku sudah berdo’a akan tetapi tidak dikabulkan”.

Dan Dalam Shahih Muslim, juga dari Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah SAW. bersabda : “Allah senantiasa memperkenankan do’a seorang hamba selama do’a tersebut tidak mengandung dosa atau memutusukan silaturrahim, dan selama tidak minta cepat-cepat diperkenankan”. Lalu, beliau ditanya orang, “apa maksud minta cepat-cepat ?” Jawab beliau, “Umpamanya seorang berkata dalam do’anya, “Aku telah berdo’a, aku telah berdo’a, tetapi aku belum melihat do’aku diperkenankan, lalu ia putus asa dan berhenti berdo’a”.

Dan dalam Musnad Ahmad disebutkan sebuah hadits diriwayatkan Anas dari Rasulullah SAW. bahwa beliau bersabda : “Senantiasa seorang hamba berada dalam kebaikan selama ia tidak minta cepat-cepat”. para sahbat bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana minta cepat-cepat itu?” Jawab beliau : “Yaitu dengan mengatakan “Aku telah berdo’a kepada Tuhanku, tetapi Dia tidak (belum) juga mengabulkan do’aku”.