Arsip

Posts Tagged ‘tidak akan’

Tips Cara Memilih Bidang Usaha

Salam wirausaha, memilih bidang usaha yang tepat bisa sangat membingungkan dan menyita waktu, tenaga serta pikiran. Dinamisnya perkembangan dunia bisnis dewasa ini membuat banyaknya bermunculan bidang-bidang usaha baru. Hal tersebut tak pelak bisa membuat kita bingung saat akan memulai berwirausaha, mana dan bidang usaha apa yang cocok dan prospek untuk kita tekuni ? Sebenarnya ada beberapa prinsip dasar yang bisa membantu kita dalam memilih bidang usaha untuk ditekuni. Kita bisa menggolongkannya kedalam 2 kelompok. Pertama, prinsip dasar inside dan outside. Prinsip dasar inside berhubungan langsung dengan kita sebagai pelaku usaha, diantaranya :
tips usaha

Tips usaha

Passion atau minat. Wirausaha adalah sebuah kegiatan yang berkelanjutan dan kontinue. Kita tidak bisa ber wirausaha hanya sesaat kemudian berhenti. Keberhasilan selalu berdampingan dengan ketekunan, tidak ada usaha yang tiba-tiba menjadi besar. Oleh sebab itu hendaknya kita memilih bidang usaha yang berhubungan dengan passion atau minat kita. Mengerjakan sesuatu yang sesuai dengan minat kita tidak akan membuat kita merasa jenuh, dan ini sangat baik ketika kita berwirausaha. Disamping itu menjalankan usaha yang sesuai dengan minat akan lebih memperbesar prosentase keberhasilan usaha yang kita tekuni, sebab kita akan sangat bergairah dan bahagia saat harus menjalani kegiatan usaha seperti melayani konsumen, memanage karyawan dan sebagainya.

Kapabilitas atau kemampuan. Baik dan tidaknya perjalanan usaha kita akan sangat ditentukan oleh kemampuan kita menjalankan bidang usaha yang kita pilih. Oleh karena itu hendaknya pilih bidang usaha yang kita memang ada kemampuan untuk menjalankannya. Meski kemampuan ini bisa kita upgrade atau tingkatkan dengan belajar, namun alangkah lebih baik jika kita memulai usaha dengan sesuatu yang kita memang sudah memiliki kemampuan untuk bidang tersebut.

Sedangkan prinsip dasar outside berkenaan dengan kondisi pasar. Adakah pasar yang sesuai dengan bidang usaha yang kita pilih ? Sekarang dengan bantuan teknologi internet kita bisa memasarkan produk apa saja dari tempat manapun. Sebab internet memiliki fleksibilitas tinggi untuk menghubungkan kita dengan orang-orang yang tepat dan sesuai dengan produk yang kita tawarkan.

Itulah beberapa prinsip dasar yang bisa membantu kita dalam menentukan bidang usaha yang kita pilih.

Contoh kasus :

Misalkan kita punya hobi travelling, maka usaha jasa tour and travel bisa menjadi pilihan yang tepat untuk kita. Namun kita belum pernah melakukan perjalan ke luar negeri, bahkan ke seluruh obyek wisata dalam negeri. Kita baru menguasai informasi tour dan wisata untuk satu propinsi saja (misalnya propinsi kita). Maka kita bisa memulai usaha jasa tour and travelling khusus untuk satu propinsi (misalnya Jawa Timur). Kemudian sambil berjalan kita menambah ilmu dan kemampuan tentang tour and travelling luar negeri. Hal tersebut akan lebih mudah dan baik daripada kita langsung melayani tour and travel luar negeri kemudian kita tertatih-tatih dan tersandung-sandung menjalankannya.

Semoga bermanfaat. Selamat ber wirausaha dan sukses.

Sumber : http://www.artikelwirausaha.com
Iklan

GODAAN SYAITAN KETIKA BAYI LAHIR

Ada sebuah hadits, dari Abu Hurairah ra yang meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda,

“Tidak ada seorang bayi pun dari anak Adam yang terlahir, kecuali ia pasti mendapat tusukan dari syaitan sehingga bayi itu menangis dan menjerit karenanya, kecuali Maryam dan putranya (Nabi Isa as).” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam hadits lain, Rasulullah SAW bersabda, “Jeritan bayi ketika lahir adalah karena mendapat tusukan syaitan.” (HR. Muslim)

Dari hadits di atas dijelaskan bahwa semua manusia, entah itu orang tuanya muslim atau tidak, ketika bayi lahir maka akan didatangi syaitan dan diganggu pada saat dilahirkan. Datangnya syaitan pada saat itu adalah untuk menancapkan tusukan ujung jarinya pada kedua mata anak Adam.

Syaitan Mencari Pengikut

Tujuan syaitan menusukkan jarinya tersebut adalah syaitan berharap kelak di kemudian hari, anak Adam tersebut menjadi pengikut setianya. Matanya tidak bisa “MELIHAT” dengan benar antara yang baik dan yang jahat.

Kebaikan akan tampak menjadi bayang-bayang yang samar sehingga ia akan enggan menuju ke arah kebaikan tersebut. Kejahatan akan tampak seperti kilauan cahaya yang snagat meggiurkan sehingga ia akan berlari untuk menyongsongnya.

Oleh karena itu, Rasululah SAW memberi tuntunan kepada umatnya agar terhindar dari gangguan syaitan pada saat bayi dilahirkan.

Pertama

Dengan diazani pada telinga kanannya dan diiqamatkan pada telinga kirinya.

Ibnu Abbas ra menuturkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Ajarkanlah kalimat ‘Laa ilaaha Illallahu’ kepada anak-anakmu sebagai kalimat pertama yang mereka dengar.” (HR. Al-Hakim)

Rasulullah SAW juga bersabda, “Barang siapa yang mendapati seorang bayi yang dilahirkan, kemudian diazankan di telinga kanannya dan diiqamatkan di telinga kirinya, maka ia tidak akan diganggu oleh Ummu Shibyan (syaitan yang selalu mengganggu anak kecil).” (HR. Ibn Sunny dari Hasan ibn Aki ra)

Menurut Rasululah SAW, syaitan akan ketakutan dan berlari sejauh-jauhnya apabila mendengar suara azan.

Kedua

Hal kedua yang bisa dilakukan pada bayi yang baru lahir adalah dengan dibacakan surat Al-Ikhlas pada kedua telinganya. Imam Muhyiddin Abi Zakaria Yahya dalam kitabnya Al-Adzkar Al-Nawawiyyah menjelaskan bahwa Rasullah SAW membacakan surat Al-Ikhlas pada telinga anak yang baru dilahirkan.

Ketiga

Dengan mendoakan bayi yang baru dilahirkan. Untuk meghindari bisikan syaitan pada bayi adalah dengan membacakan surat Ali-Imran ayat 36 dengan maksud untuk memohonkan perlindungan Allah SWT untuk anak yang baru dilahirkan agar terhindar dari godaan syaitan yang terkutuk.

فَلَمَّا وَضَعَتْهَا قَالَتْ رَبِّ إِنِّي وَضَعْتُهَا أُنْثَى وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا وَضَعَتْ وَلَيْسَ الذَّكَرُ كَالأنْثَى وَإِنِّي سَمَّيْتُهَا مَرْيَمَ وَإِنِّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

Artinya:

Maka tatkala isteri ‘Imran melahirkan anaknya, diapun berkata: “Ya Tuhanku, sesunguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai Dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada syaitan yang terkutuk.”

Doa keselamatan dan perlindungan untuk anak.
“Ya Allah, kumohon perlindungan kepada-Mu untuk anak ini dengan kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan dan kesusahan, dan dari pandangan mata yang menyakitkan.” (HR. Bukhari)

Patut di renungkan

Pernahkah Kalian Dicintai seseorang seperti ini? (Wajib Baca)

Seseorang yang mencintai kamu….Tidak bisa memberi alasan, mengapa ia mencintaimu…D ia hanya tahu, di mata dia, kamulah satu – satu nya…

Seseorang yang mencintai kamu….
Sebenarnya selalu membuatmu marah, gila, jengkel, stress…Tapi ia tidak pernah tahu hal bodoh apa yang sudah ia lakukan,karena semua yang ia lakukan adalah untuk kebaikanmu…

Seseorang yang mencintai kamu….
Jarang memujimu…
Tetapi di dalam hatinya, kamu adalah yang terbaik…
Hanya itu yang ia tahu…

Seseorang yang mencintai kamu….
Akan marah atau mengeluh, jika kamu tidak membalas pesannya atau teleponnya…
Karena ia peduli, dan tidak ingin sesuatu terjadi padamu…

Seseorang yang mencintai kamu….
Hanya menjatuhkan air matanya di hadapanmu…
Dan, ketika kamu mencoba menghapus air matanya, kamu telah menyentuh hatinya…
Di mana hatinya selalu berdegup, berdenyut, bergetar untukmu…

Seseorang yang mencintai kamu….
Akan mengingat setiap kata yang kamu ucapkan…
Yang sengaja terucap, atau bahkan yang tidak sengaja…
Dan ia akan selalu menggunakan kata – kata itu, tepat pada waktunya…

Seseorang yang mencintai kamu….
Tidak akan memberikan janji apapun dengan mudah…
Karena ia tidak mau mengingkari janjinya…
Ia ingin kamu untuk mempercayainya,
dan ia ingin memberikan hidup yang paling bahagia dan aman untuk selamanya…

Seseorang yang mencintai kamu….
Mungkin tidak bisa mengingat kejadian atau kesempatan istimewa,
seperti perayaan hari ulang tahunmu, atau yang lainnya…
Tapi ia tahu bahwa setiap detik yang ia lalui adalah saat di mana……….

Ia mencintai kamu, dan tidak peduli hari apakah ini…
Pernahkan kita mencintai seperti ini…?

19 Keistimewaan Wanita Menurut Hadits (ISLAM)

  1. Doa wanita itu lebih makbul daripada lelaki karena sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki. Ketika ditanya kepada Rasulullah SAW akan hal tersebut, jawab baginda, “Ibu lebih penyayang daripada bapak dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia.”
  2. Wanita yang salehah (baik) itu lebih baik daripada 1000 lelaki yang saleh.
  3. Barangsiapa yang menggembirakan anak perempuannya, derajatnya seumpama orang yang senantiasa menangis karena takut akan Allah. Dan orang yang takut akan Allah SWT akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya.
  4. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama aku (Rasulullah saw di dalam surga).
  5. Barangsiapa membawa hadiah (barang makanan dari pasar ke rumah lalu diberikan kepada keluarganya) maka pahalanya seperti melakukan amalan bersedekah. Hendaklah mendahulukan anak perempuan daripada anak lelaki.
  6. Surga itu di bawah telapak kaki ibu.
  7. Barangsiapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dan mendidik mereka dengan penuh rasa takwa serta sikap bertanggungjawab, maka baginya adalah surga.
  8. Apabila memanggil akan dirimu dua orang ibu bapakmu, maka jawablah panggilan ibumu terlebih dahulu.
  9. Daripada Aisyah r.a. berkata, “Barangsiapa yang diuji dengan sesuatu daripada anak-anak perempuannya lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya daripada api neraka.”
  10. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutuplah pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu surga. Masuklah dari mana saja pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.
  11. Wanita yang taat pada suaminya, maka semua ikan-ikan di laut, burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan semua beristighfar baginya selama dia taat kepada suaminya serta menjaga salat dan puasanya.
  12. Aisyah r.a berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah, siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita?” Jawab Rasulullah SAW “Suaminya.” “Siapa pula berhak terhadap lelaki?” Jawab Rasulullah SAW, “Ibunya.”
  13. Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa di bulan Ramadhan, memelihara kehormatannya serta kepada suaminya, masuklah dia dari pintu surga mana saja yang dikehendaki.
  14. Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah SWT memasukkan dia ke dalam surga terlebih dahulu daripada suaminya (10,000 tahun).
  15. Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah SWT mencatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebajikan dan menghapuskan darinya 1,000 kejahatan.
  16. Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka Allah SWT mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah.
  17. Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dia dari dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.
  18. Apabila telah lahir anak lalu disusui, maka bagi ibu itu setiap satu tegukan daripada susunya diberi satu kebajikan.
  19. Apabila semalaman seorang ibu tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit, maka Allah SWT memberinya pahala seperti memerdekakan 70 orang hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah SWT.

Catatan tentang Kerancuan Makna dan Tujuan Hidup

Ketika Rafly dari Aceh melantunkan lagunya berjudul Do’a,aku bagai tersentak! Persis seperti itulah apa yang dilenguhkan Rab’ia al-Adawiya -Sang Sufi wanita termasyhur- dalam munajatnya kepada Sang Ilahi beratus tahun yang lampau semasa Khilafah Abbasiyah berkuasa di Baghdad.
Coba simak lantunan Rafly berikut ini..

DO’A

Tuhan, apapun karunia-Mu untukku di Dunia
Hibahkan pada-Mu sungguh-sungguh
Dan apapun karunia-Mu untukku di Akhirat
Persembahkan pada Sahabat-sahabat-Mu

Oh, bagiku cukuplah Engkau
Oh, bagiku cukuplah Engkau..

Bila sujudku pada-Mu
Karena takut Neraka
Bakar aku dengan apinya,

Bila sujudku pada-Mu
Karena dapat Surga
Tutup untukku Surga itu..

Namun bila sujudku demi Kau semata
Jangan palingkan wajah-Mu

Aku rindu menatap keindahan-Mu
Aku rindu menatap keindahan-Mu.

Apa yang dapat kita pelajari adalah tentang substansi hidup. Hikmah yang kita renggut adalah tentang tujuan hidup sesungguh-sungguhnya, sebenar-benarnya, se-sejatinya dan seutuhnya. Bahwa kehadiran kita disini pada saat ini dan untuk selanjutnya hanyalah untuk mengabdi kepada-Nya semata. Bukan untuk mengharapkan sekerat-dua kerat balasan bernama pahala ataupun kenikmatan surgawi. Karena itu semua pada hakikatnya hanyalah materi dan materialisme.

Bisakah kita belajar ikhlash dalam mengikhlash-kan sesuatu tanpa tendensi untuk mengharapkan sesuatu? Sesuatu bernama ke-ikhlash-an tanpa merasa perlu menyebut-nyebut kata ‘ikhlash’. Mengapa kita harus selalu mengharap suatu imbalan atas setiap detik perbuatan baik kita jika imbalan terbaik adalah dan hanyalah Allah SWT? Bersediakah kita mengganti Dia dengan sesuatu yang lain yang sama sekali tidak sepadan dan bahkan lebih rendah dari makhluk bernama manusia ini? Itulah hakikat Surat al-Ikhlash bagi yang mengerti.

Maka rangsangan motivasi bernama Surga serta ancaman bernama Neraka tidak akan lebih mengena selain hanya kepada insan-insan yang berpengetahuan lemah. Persis seperti dahulu saat usia kita tujuh atau sepuluh tahun ketika orangtua kita menyuruh melaksanakan Sholat Maghrib dengan tangan kanan memegang bon-bon sementara tangan kiri memegang lidi. Lalu saat kita bersedia ikut sholat kita dihadiahi si bon-bon sementara kalau kita membandel maka si lidi yang beraksi. Dus, setelah kita dewasa si bon-bon bersalin rupa menjadi pahala dengan imbalan Surga, adapun si lidi berganti menjadi dosa dengan konsekwensi Neraka.
Lalu hidup dan kehidupan inipun disederhanakan sekadar mengejar Surga dan menghindari Neraka. Banyak diantara saudara seiman kita yang mengidap ‘penyakit’ dengan gejala seperti itu, sibuk beribadah dan menghitung-hitung amal alias pahala. Sebagian malah seperti kesurupan karena lalu ‘meninggalkan’ dunia yang dianggap sebagai penghambat. Kitapun bertanya, ‘apakah ibadah itu hanya sekadar sholat, puasa atau yang sejenisnya? Apakah menghidupi dan memberi makan keluarga bukan sebuah amal shalih atau ibadah?
Kita terlupa bahwa Surga dan Neraka hanyalah permainan semu, hanya kamuflase, hanya makhlukiyah, hanya materi semata. Kita alpa mengambil makna bahwa semua itu hanyalah ciptaan Ilahi –Tuhan yang tidak diciptakan. Maka pertanyaan utama kita adalah: ‘apakah tidak mencukupi bahwa sebaik-baik tujuan paling hakiki ialah Allah SWT?’.
Maka makna hidup ialah mengabdi (baca: ber-ibadah) dan tujuan hidup adalah Allah azza wajalla. Tidak lebih, tidak kurang.
“Dan Aku tidak menciptakan Jin dan Manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.” QS. Al-Dzaariyat/51:56.

Formasi CPNS 2013 Tenaga Teknis Ditiadakan

Mulai tahun depan, penerimaan CPNS untuk formasi tenaga teknis bakal dihapuskan. Selanjutnya, hanya formasi tertentu saja yang akan diprioritaskan oleh pemerintah pusat. “Kalau melihat tren kepegawaian yang ada, maka formasi pelayanan dasar seperti tenaga kesehatan, pendidik (guru dan dosen), penyuluh tetap diprioritaskan pada pengadaan CPNS 2013,” kata Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Sutrisno yang dihubungi,

Sementara untuk tenaga teknis, lanjutnya, pemerintah tidak akan memasukkan dalam formasi. Sebab, struktur kepegawaian di Indonesia saat ini sudah didominasi tenaga teknis.

“Jumlah tenaga teknis sudah sangat banyak. Apalagi ditambah honorer kategori satu yang didominasi tenaga teknis. Karena itu bagi instansi yang tetap membutuhkan tenaga teknis seperti administrasi, sebaiknya menggunakan sumber daya yang ada. Apalagi banyak PNS yang kerjanya agak santai,” bebernya.

Untuk formasi lulusan SMA, tambah Eko, tetap diadakan meski jumlahnya tidak banyak. Itupun hanya untuk jabatan-jabatan tertentu misalnya tenaga sipir.

“Sementara ini jabatan tenaga lapas masih diisi lulusan SMA. Jadi kalau Kementerian Hukum dan HAM masih mengajukan usulan kebutuhan tenaga lapas, otomatis lulusan SMA masih diberikan kesempatan,” tandasnya.

Sumber : http://lokerdirektori.com

( NIKAH ) LIHAT AGAMA CALON PASANGAN

Sering terdengar Orang-orang yang berpacaran dan melakukan penjajakan selama bertahun-tahun, bahkan sebagian tinggal serumah tanpa ikatan. Suatu saat mereka kemudian siap menikah, namun rumah tangganya terbukti hanya mampu bertahan dalam hitungan bulan. Sekali lagi, mengapa?

Hadits Abu Hurairah yang diriwayatkan oleh Bukhari-Muslim, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam berpesan agar mengutamakan faktor agama dan keshalihan dalam memilih calon suami/istri. Diantara empat faktor yang biasanya melatari pilihan seseorang, yaitu kecantikan/ketampanan, kekayaan, status sosial, dan agama, beliau menyarankan untuk mengedepankan sisi agama, agar kita beruntung.

Seseorang berkonsultasi kepada al-Hasan al-Bashri, Saya memiliki seorang anak gadis, dan ia sudah dilamar orang. Kepada siapa saya harus menikahkannya? Maka, beliau pun menjawab, Nikahkan dia dengan orang yang bertakwa kepada Allah. Jika orang itu mencintai putrimu, ia akan memuliakannya; dan jika ia membencinya, ia tidak akan menzhaliminya.

Jadi, inilah rahasianya: perlakuan yang layak, pergaulan yang menyenangkan, dan kehidupan yang tenang. Bukankah semua itu yang paling dirindukan oleh setiap orang, sehingga ia berharap suatu saat bisa berkata: rumahku adalah surgaku ?

Nasehat al-Hasan diatas bisa juga dimaknai bahwa agama dan ketakwaan bukan hanya nama dan kualifikasi akademis; namun perilaku dan tindak-tanduk. Walau pun seseorang sangat mahir ilmu-ilmu agama, namun jika perilakunya tidak mencerminkan orang berilmu (apalagi orang beragama), sebenarnya dia termasuk orang bodoh dan belum beragama.

Menurut Islam, ilmu dipelajari untuk diamalkan, mengubah perilaku, dan diambil manfaatnya sehingga memberi kontribusi positif kepada kehidupan, bukan hanya untuk dipamerkan dan dibangga-banggakan.

Al-Hasan al-Bashri berkata, Dulu, bila seseorang telah mempelajari satu bab dari ilmu, maka tidak lama kemudian (pengaruhnya) bisa dilihat pada kekhusyuannya, matanya, lisannya, tangannya, kezuhudannya, keshalihannya, dan seluruh tubuhnya. Jika seseorang telah benar-benar mengkaji satu bab ilmu (seperti itu), sungguh itu lebih baik dibanding dunia dan seisinya. (Riwayat Ibnu Batthah dalam Ibthalul Hiyal).

Bukan lagi seorang yang terlihat alim namun masih pacaran, amal shaleh akan nampak kepada pengamalannya dengan nilai Islam pada kehidupan sehari-hari, ia faham pacaran lebih banyak mudharat bahkan mendekati zina sebagai seburuk-buruknya jalan. Islam yang nampak pada seseorang akan menyeluruh bukan sebagian apalagi mengikuti trend budaya barat, yang kebanyakan bertentangan dengan Agama, mengkaburkan nilai-nilai Islam dengan alasan trend, kebutuhan, dsb. Padahal ini hanya ujian kecil dalam ketaatan, yang harus dilalui sebagai kebaikan dalam hidup seseorang.

Iman adalah cinta dan pembuktiannya, hidupnya akan cenderung mengarah kepada agama, dan dakwah. Dirinya tidak akan membiarkan pelanggaran, karena iman dan ilmunya menjaganya, serta terus memohon kepada Allah SWT agar hatinya terpimpin dalam taqwa.